Persebaya Pesta Gol di Kandang PSIM, Kokohkan Posisi Puncak BRI Super League
YOGYAKARTA, 25 January 2026 – Persebaya Surabaya sukses membungkam tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor telak 3-0 dalam laga lanjutan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Minggu (25/1/2026) sore WIB. Kemenangan dominan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Bajul Ijo di puncak klasemen sementara, tetapi juga menunjukkan konsistensi performa mereka di jalur perebutan gelar juara.
Sejak peluit babak pertama ditiup, tim tamu Persebaya langsung menunjukkan intensitas tinggi. Dengan penguasaan bola yang dominan dan variasi serangan dari kedua sayap, Laskar Mataram, julukan PSIM, dipaksa bermain bertahan. Peluang-peluang berbahaya mulai tercipta di pertahanan PSIM yang terlihat kewalahan menahan gempuran para pemain Persebaya.
Dominasi Bajul Ijo Sepanjang Laga: Tiga Gol Tanpa Balas
Gol pertama Persebaya lahir pada menit ke-23 melalui tendangan keras sang kapten, Rendi Irwan, dari luar kotak penalti setelah menerima umpan pendek dari Bruno Moreira. Gol tersebut sontak membakar semangat para pemain Bajul Ijo, yang semakin gencar melancarkan serangan. PSIM mencoba merespons dengan beberapa serangan balik cepat, namun lini belakang Persebaya yang dikomandoi Dusan Stevanovic tampil kokoh dan mampu meredam setiap ancaman.
Memasuki babak kedua, Persebaya tidak mengendurkan serangan. Mereka terus menekan pertahanan PSIM yang mulai menunjukkan celah. Pada menit ke-58, striker andalan Paulo Victor berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang PSIM. Sundulan tajamnya tak mampu diantisipasi kiper tim tuan rumah.
Kondisi semakin sulit bagi PSIM setelah gol kedua. Para pemain Persebaya semakin percaya diri dan berhasil menciptakan gol ketiga pada menit ke-76. Kali ini, gol dicetak oleh pemain pengganti, Wildan Ramdhani, yang baru masuk di babak kedua. Wildan dengan tenang mengkonversi umpan silang dari sisi kanan lapangan, memastikan kemenangan telak 3-0 untuk Persebaya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah, menandai kekalahan telak bagi PSIM di kandang sendiri.
“Performa kami hari ini sangat memuaskan. Para pemain menunjukkan determinasi tinggi dan mampu menjalankan strategi dengan sempurna. Kemenangan ini penting untuk menjaga momentum dan posisi kami di puncak klasemen. Namun, perjalanan masih panjang, kami harus tetap fokus,” ujar pelatih kepala Persebaya, Aji Santoso, dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Implikasi Hasil dan Perjalanan Kedua Tim ke Depan
Kemenangan telak atas PSIM ini memperkokoh posisi Persebaya di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 40 poin dari 18 pertandingan. Mereka unggul empat poin dari pesaing terdekatnya, memberikan sedikit ruang bernapas dalam persaingan ketat di papan atas. Konsistensi Persebaya dalam mencetak gol dan menjaga clean sheet menjadi kunci keberhasilan mereka sejauh ini.
Di sisi lain, kekalahan ini semakin menenggelamkan PSIM di papan tengah bawah klasemen. Laskar Mataram kini berada di posisi ke-12 dengan 18 poin, hanya selisih tipis dari zona degradasi. Pelatih PSIM, Seto Nurdiantoro, menghadapi tekanan besar untuk segera menemukan formula terbaik agar timnya bisa bangkit dan menjauh dari ancaman degradasi. Evaluasi mendalam terhadap lini pertahanan dan daya gedor tim menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Persebaya akan kembali berlaga pada pekan depan menghadapi Borneo FC, sementara PSIM akan melakoni laga tandang berat melawan Persib Bandung. Hasil pertandingan ini menjadi sinyal kuat bagi tim-tim lain bahwa Persebaya adalah kandidat serius peraih gelar juara musim ini.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
