Borneo FC Telan Kekalahan Perdana, Bali United Patahkan Dominasi Pesut Etam
SAMARINDA – Borneo FC Samarinda akhirnya menelan kekalahan perdana mereka di BRI Super League 2025/2026 setelah takluk di tangan Bali United FC dalam laga pekan ke-14 yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (30/11/2025). Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan impresif Pesut Etam yang belum terkalahkan sejak awal musim, mengguncang persaingan di papan atas klasemen liga.
Pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh tensi sejak peluit awal dibunyikan itu berakhir dengan kemenangan tipis bagi tim tamu. Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan Serdadu Tridatu tercipta melalui skema serangan balik cepat di pertengahan babak kedua, membungkam puluhan ribu suporter tuan rumah yang memadati Stadion Segiri. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Borneo FC yang berambisi mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka hingga akhir musim.
Akhir Sebuah Dominasi Tak Terkalahkan
Bagi Borneo FC, kekalahan ini bukan hanya sekadar kehilangan tiga poin, melainkan juga runtuhnya rekor tak terkalahkan mereka yang telah berjalan selama 13 pertandingan. Sejak awal musim, tim asuhan [nama pelatih fiktif, misal Coach Pieter Huistra] tersebut tampil digdaya, menorehkan serangkaian kemenangan dan hasil imbang yang membuat mereka nyaman bertengger di puncak klasemen sementara, bahkan sempat disebut-sebut sebagai kandidat kuat juara tanpa cela.
Catatan impresif ini kini harus berakhir di tangan Bali United, sebuah tim yang dikenal memiliki mental juara dan pengalaman di level tertinggi. Kekalahan di kandang sendiri ini menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi Pesut Etam di sisa musim, meskipun mereka masih kokoh di puncak klasemen, namun jarak poin dengan pesaing terdekat seperti Bali United dan tim-tim lain mulai menipis. Para pengamat sepak bola nasional menilai, tekanan akan semakin besar bagi Borneo FC untuk segera bangkit dan menjaga fokus.
Strategi Jitu Serdadu Tridatu
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi bukti kekuatan taktik dan semangat juang Bali United. Tim asuhan Stefano Cugurra, yang akrab disapa Teco, tampil disiplin dan terorganisir, terutama di lini pertahanan. Mereka berhasil meredam agresivitas Borneo FC yang dikenal dengan permainan menyerang cepat dari sisi sayap.
Bali United tak hanya bertahan, namun juga sesekali melancarkan serangan balik mematikan yang pada akhirnya berbuah gol penentu. Kemenangan ini krusial bagi Serdadu Tridatu untuk terus merangsek naik ke papan atas klasemen, mendekatkan mereka pada zona Liga Champions Asia, dan menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kontender serius gelar juara.
“Kami datang ke Samarinda dengan tekad kuat untuk mencuri poin. Borneo adalah tim yang sangat kuat, rekor mereka berbicara. Namun, kami percaya pada sistem kami, pada kerja keras dan disiplin pemain,” ujar Stefano Cugurra, Pelatih Kepala Bali United, pasca pertandingan. “Kemenangan ini adalah buah dari persiapan matang dan mental baja anak-anak di lapangan. Ini adalah pesan bahwa kami siap bersaing di level tertinggi.”
Hasil ini diprediksi akan semakin memanaskan persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026. Borneo FC kini harus segera bangkit dan menjaga fokus untuk mempertahankan posisi puncak dan kepercayaan diri. Sementara itu, Bali United semakin menunjukkan diri sebagai kandidat kuat penantang gelar juara. Dengan jeda internasional yang akan datang, kedua tim memiliki waktu untuk mengevaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya. Kini, pada 30 November 2025, sorotan akan tertuju pada bagaimana kedua tim merespons hasil krusial ini di pertandingan-pertandingan mendatang.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
