January 15, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Drama Penalti Ze Valente Antar PSIM Raih Kemenangan Krusial atas Semen Padang

PSIM Yogyakarta berhasil meraih kemenangan krusial dalam laga lanjutan Liga 2 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 04 January 2026. Gol tunggal Ze Valente dari titik putih di babak kedua menjadi penentu tiga poin penuh bagi Laskar Mataram, menundukkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh tensi.

Duel Sengit di Lapangan Hijau

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Semen Padang sudah menunjukkan intensitas tinggi. Kedua tim yang sama-sama berambisi meraih poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen, menampilkan permainan terbuka namun tetap berhati-hati. Babak pertama didominasi oleh pertarungan di lini tengah. PSIM, yang bermain di hadapan pendukung sendiri, mencoba mengambil inisiatif serangan melalui kreativitas lini tengah yang digalang Ze Valente dan pergerakan agresif para penyerang.

Namun, pertahanan solid Semen Padang, yang dijuluki Kabau Sirah, terbukti sulit ditembus. Beberapa peluang yang didapatkan oleh Laskar Mataram, baik melalui tembakan dari luar kotak penalti maupun skema bola mati, belum mampu menggetarkan jala gawang lawan. Di sisi lain, Semen Padang juga bukan tanpa ancaman. Mereka sesekali melancarkan serangan balik cepat yang memaksa lini belakang PSIM bekerja keras. Kiper PSIM beberapa kali harus melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap perawan hingga turun minum.

Tempo pertandingan sedikit menurun menjelang akhir babak pertama, namun tensi tetap terasa. Wasit harus beberapa kali meniup peluit untuk menghentikan pelanggaran-pelanggaran kecil yang menunjukkan betapa ketatnya persaingan di setiap jengkal lapangan. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga jeda.

Momen Penentu Ze Valente dan Ambisi PSIM

Memasuki babak kedua, PSIM tampil lebih agresif. Pelatih Laskar Mataram melakukan beberapa perubahan taktik untuk meningkatkan daya gedor. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-65. Sebuah penetrasi dari sayap kiri yang dilakukan oleh pemain PSIM berujung pada pelanggaran di area terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, memberikan hadiah penalti untuk PSIM Yogyakarta.

Ze Valente, gelandang serang asal Portugal yang menjadi motor serangan PSIM, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang dan akurat, tendangan kaki kirinya meluncur deras ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau kiper Semen Padang. Gol tunggal tersebut sontak disambut gegap gempita oleh ribuan suporter yang memadati Stadion Sultan Agung, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSIM.

Setelah tertinggal, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Mereka mencoba segala cara untuk menyamakan kedudukan, melancarkan gempuran bertubi-tubi ke jantung pertahanan PSIM. Namun, lini belakang Laskar Mataram tampil disiplin dan solid, mampu meredam setiap serangan lawan. Pelatih PSIM juga melakukan pergantian pemain untuk memperkuat lini pertahanan dan menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Semen Padang adalah lawan yang tangguh, dan mereka membuat kami bekerja sangat keras. Tiga poin ini sangat penting untuk menjaga momentum kami di kompetisi Liga 2 yang ketat ini. Kami harus tetap fokus dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya,” ujar pelatih PSIM Yogyakarta usai pertandingan, menggambarkan betapa berharganya kemenangan ini bagi timnya.

Dengan hasil ini, PSIM Yogyakarta berhasil mengamankan tiga poin vital yang mengangkat posisi mereka di tabel klasemen Liga 2, menjaga asa mereka untuk lolos ke babak selanjutnya. Sementara itu, Semen Padang harus berbenah dan mengevaluasi penampilan mereka untuk pertandingan mendatang agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda