Sir Jim Ratcliffe Dikabarkan Incar Mauricio Pochettino untuk Kursi Pelatih Manchester United
Manchester United tengah menghadapi periode krusial menjelang akhir musim, dengan spekulasi mengenai masa depan manajer Erik ten Hag semakin memanas. Di tengah ketidakpastian ini, laporan terbaru yang beredar 08 January 2026 menyebutkan bahwa co-owner minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe, dikabarkan menaruh minat besar pada Mauricio Pochettino sebagai figur ideal untuk memimpin Setan Merah dalam era baru di bawah kendali INEOS Group.
Sejak akuisisi 27,7% saham klub oleh INEOS Group milik Ratcliffe dan penyerahan kendali operasional sepak bola kepadanya, harapan baru muncul di kalangan penggemar untuk restrukturisasi yang komprehensif. Ratcliffe, yang dikenal dengan pendekatan strategis dan berorientasi jangka panjang, diyakini sedang mengevaluasi secara menyeluruh struktur manajerial dan kepelatihan klub demi mengembalikan kejayaan Manchester United yang telah lama meredup.
Profil Mauricio Pochettino dan Daya Tariknya
Mauricio Pochettino bukanlah nama asing di kancah sepak bola Inggris. Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Southampton, Paris Saint-Germain, dan yang terbaru Chelsea ini memiliki rekam jejak yang cukup mentereng. Ia dikenal dengan gaya permainan menyerang, tekanan tinggi (pressing), dan kemampuannya mengembangkan pemain muda, filosofi yang diyakini sejalan dengan DNA Manchester United dan visi Ratcliffe untuk klub.
Sumber-sumber terdekat klub dan laporan media Inggris mengindikasikan bahwa meskipun baru saja meninggalkan Chelsea setelah satu musim yang bergejolak, rekam jejaknya di Spurs menjadi daya tarik utama. Selama lima tahun memimpin Tottenham, Pochettino berhasil mengubah tim menjadi penantang gelar Liga Primer dan mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, menampilkan gaya sepak bola yang atraktif dan dinamis.
“Manchester United membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami DNA klub, tetapi juga mampu mengimplementasikan strategi jangka panjang yang berkelanjutan. Transformasi ini bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, tetapi membangun fondasi yang kuat untuk masa depan,” ujar seorang sumber internal yang familiar dengan pemikiran Sir Jim Ratcliffe, seperti dikutip dari laporan media Inggris.
Ketertarikan Ratcliffe pada Pochettino disebut-sebut juga didasari oleh karakternya yang kuat, kemampuannya dalam manajemen skuad, dan pengalamannya bekerja di klub-klub besar dengan tekanan tinggi. Ini dianggap penting untuk menavigasi kompleksitas dan ekspektasi besar di Old Trafford.
Masa Depan Erik ten Hag dan Skenario Pengganti
Sementara itu, masa depan Erik ten Hag di kursi pelatih Manchester United masih menjadi tanda tanya besar. Meskipun berhasil membawa tim melaju ke final Piala FA untuk kedua kalinya berturut-turut, performa inkonsisten di Liga Primer dan kegagalan di Liga Champions telah menimbulkan keraguan serius di kalangan manajemen dan penggemar. Rentetan cedera pemain dan ketidakmampuan menjaga konsistensi performa diyakini menjadi faktor utama yang dipertimbangkan dalam evaluasi akhir musim.
Selain Pochettino, sejumlah nama lain seperti Roberto De Zerbi, Thomas Tuchel, dan bahkan Gareth Southgate, sempat disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Namun, laporan yang menyoroti Pochettino sebagai ‘manajer impian’ Ratcliffe memberikan indikasi kuat mengenai arah preferensi pemilik baru tersebut dalam mencari arsitek yang tepat untuk pembangunan ulang Manchester United.
Keputusan final mengenai posisi manajerial diperkirakan akan diambil setelah musim berakhir, seiring dengan evaluasi komprehensif yang dilakukan oleh jajaran direksi baru, termasuk Jean-Claude Blanc sebagai CEO INEOS Sport dan Dan Ashworth yang kemungkinan akan segera bergabung sebagai direktur olahraga. Dengan Sir Jim Ratcliffe kini memegang kendali penuh atas operasional sepak bola, Manchester United berdiri di persimpangan jalan penting. Pilihan manajer berikutnya tidak hanya akan menentukan arah taktis tim, tetapi juga identitas klub di era pasca-Glazer yang didominasi oleh INEOS. Apakah Mauricio Pochettino benar-benar akan menjadi arsitek era baru ini, hanya waktu yang akan menjawab.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
