January 15, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Kutukan Old Trafford: Gol Welbeck dan Kartu Merah Usir Man Utd dari Piala FA

Manchester United harus menelan pil pahit setelah secara mengejutkan tersingkir dari ajang Piala FA musim ini. Bermain di kandang sendiri, Old Trafford, 11 January 2026, Setan Merah takluk 1-2 di tangan Brighton & Hove Albion dalam pertandingan yang penuh drama dan intrik.

Kekalahan ini menandai berakhirnya mimpi United di salah satu kompetisi domestik tertua, menambah tekanan pada manajer Erik ten Hag di tengah musim yang penuh tantangan. Gol pembuka dari mantan pemain mereka, Danny Welbeck, dan kartu merah yang diterima Shea Lacey, menjadi penentu nasib buruk pasukan Ten Hag, yang gagal memanfaatkan status tuan rumah dan dukungan penuh dari ribuan penggemar.

Analisis Pertandingan dan Momen Kunci

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Brighton, yang dikenal dengan gaya bermain menyerang dan terorganisir, tidak gentar menghadapi nama besar Manchester United di Old Trafford. Mereka menunjukkan disiplin taktis yang solid dan mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya di awal babak pertama.

Momen krusial terjadi pada menit ke-30 ketika Danny Welbeck, yang pernah membela panji Setan Merah, berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang United. Sundulan terukurnya tidak mampu dibendung kiper, membuat Brighton unggul 1-0. Gol ini tidak hanya memberikan keunggulan, tetapi juga menghadirkan narasi pahit bagi fans United yang harus melihat mantan bintang mereka menjadi momok di kandang sendiri.

Harapan United untuk bangkit semakin pupus ketika Shea Lacey diganjar kartu merah pada babak kedua setelah melakukan pelanggaran keras. Bermain dengan sepuluh pemain membuat United kesulitan mengembangkan permainan dan secara signifikan mengurangi opsi serangan mereka. Brighton memanfaatkan keunggulan jumlah pemain ini dengan cerdik, menggandakan keunggulan mereka untuk mengubah skor menjadi 2-0. Meski United sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui gol hiburan, waktu yang tersisa tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.

“Ini adalah hasil yang sangat mengecewakan. Kami tidak cukup tajam di depan gawang dan membuat kesalahan krusial. Kartu merah tentu mengubah dinamika pertandingan, tetapi kami harus belajar dari ini dan bangkit. Piala FA adalah kompetisi penting bagi kami, dan tersingkir di sini adalah pukulan berat.”

Implikasi dan Masa Depan Setan Merah

Kekalahan ini memiliki implikasi yang signifikan bagi Manchester United. Dengan tersingkirnya mereka dari Piala FA, salah satu jalur potensial menuju trofi musim ini telah tertutup. Ini menambah beban di pundak Erik ten Hag, yang kini harus berjuang lebih keras untuk menjaga asa di kompetisi lain dan memenuhi ekspektasi klub serta para penggemar.

Para pendukung yang memenuhi Old Trafford harus menyaksikan tim kesayangan mereka tumbang di kandang sendiri, dipermalukan oleh mantan pemain mereka sendiri. Tekanan untuk meraih sukses dan mengakhiri paceklik gelar semakin memuncak. Manajemen klub kemungkinan akan mengevaluasi kinerja tim secara menyeluruh setelah kekalahan mengejutkan ini.

Sementara itu, Brighton & Hove Albion merayakan kemenangan bersejarah mereka di Theatre of Dreams. Kemenangan ini menunjukkan kematangan dan ambisi mereka sebagai tim, serta kemampuan mereka untuk bersaing di level tertinggi. Bagi Brighton, melaju ke babak selanjutnya di Piala FA adalah pencapaian yang membanggakan dan akan memberikan dorongan moral yang besar untuk sisa musim mereka.

Manchester United kini harus segera mengalihkan fokus dan berbenah. Kesalahan harus dievaluasi, dan strategi harus ditinjau ulang jika mereka ingin menyelamatkan musim dan kembali ke jalur kemenangan. Kekalahan di Piala FA ini akan menjadi pengingat pahit akan perlunya konsistensi dan performa maksimal di setiap pertandingan, terlepas dari status lawan atau nama besar kompetisi.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda