January 15, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Bandung Tuan Rumah Turnamen Catur FIDE 2026: Dongkrak Rating, Bina Pecatur Muda

Bandung, 14 January 2026 – Kota Bandung kembali bersiap menjadi pusat perhatian dunia catur nasional dan internasional. Pada tahun 2026 mendatang, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) melalui komite khusus Scua akan menyelenggarakan “Percasi Scua Fide Rated 3 Chess Tournament 2026”. Ajang bergengsi ini digadang-gadang sebagai momen krusial untuk mendongkrak Elo Rating pecatur Indonesia di kancah global sekaligus menjadi platform pembinaan talenta-talenta muda harapan bangsa.

Pengumuman ini telah memicu antusiasme tinggi di kalangan komunitas catur, mengingat pentingnya turnamen FIDE Rated dalam mengukur dan meningkatkan standar permainan. Dengan penyelenggaraan yang terstruktur dan sesuai standar Federasi Catur Internasional (FIDE), turnamen ini diharapkan mampu menarik partisipasi dari ratusan pecatur terbaik, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ajang Strategis Peningkatan Elo Rating Nasional

Turnamen Percasi Scua Fide Rated 3 Chess Tournament 2026 dirancang secara strategis untuk memberikan kesempatan emas bagi para pecatur Indonesia. Sistem Elo Rating yang diterbitkan FIDE merupakan indikator global atas kekuatan seorang pecatur. Peningkatan rating ini tidak hanya meningkatkan profil individu pecatur, tetapi juga secara kolektif akan mengangkat posisi Indonesia dalam peta kekuatan catur dunia. Para pecatur yang memiliki Elo Rating tinggi akan memiliki akses lebih luas ke turnamen internasional dan berkesempatan meraih gelar Grandmaster (GM) atau International Master (IM).

Penyelenggaraan turnamen FIDE Rated secara reguler dan berkualitas adalah kunci untuk mencetak lebih banyak pecatur berkaliber internasional. Dengan format “Rated 3”, yang berarti minimal tiga babak, turnamen ini memberikan peluang yang signifikan bagi peserta untuk menghadapi lawan dengan tingkat kekuatan bervariasi, memungkinkan mereka untuk mendapatkan atau kehilangan poin rating, dan pada akhirnya, meningkatkan pengalaman bertanding di level profesional.

“Turnamen FIDE Rated seperti ini adalah fondasi utama bagi pecatur kita untuk mengukur kemampuan mereka di kancah global. Setiap poin Elo yang mereka raih tidak hanya meningkatkan profil individu, tetapi juga mengangkat citra catur Indonesia di mata dunia,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Percasi, Dr. Ir. Utut Adianto, FIDE Master (FM), dalam sebuah pernyataan resmi. “Kami berkomitmen penuh untuk menyediakan lebih banyak platform semacam ini, demi kemajuan catur nasional.”

Investasi Jangka Panjang Pembinaan Pecatur Muda

Selain fokus pada peningkatan Elo Rating, aspek pembinaan pecatur muda menjadi pilar utama dari turnamen ini. Percasi Scua secara eksplisit menyatakan bahwa salah satu tujuan utama adalah memberikan eksposur dan pengalaman bertanding kepada generasi penerus catur Indonesia. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan regenerasi atlet catur berkualitas.

Para pecatur muda akan memiliki kesempatan langka untuk berkompetisi langsung dengan pecatur-pecatur senior dan mungkin juga master dari berbagai daerah. Interaksi dan pengalaman ini sangat vital dalam pengembangan taktik, strategi, dan mentalitas bertanding mereka. Diharapkan, ajang ini dapat mengidentifikasi bakat-bakat baru yang nantinya dapat diasah lebih lanjut untuk mewakili Indonesia di kancah internasional.

Percasi Scua juga berencana untuk mengadakan sesi diskusi atau pelatihan singkat di sela-sela turnamen, melibatkan master catur yang hadir, untuk memberikan wawasan tambahan kepada pecatur muda. Sinergi antara kompetisi ketat dan program edukasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan pecatur masa depan Indonesia. Persiapan di Kota Bandung sendiri akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas catur setempat, untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan turnamen bertaraf internasional ini.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda