February 3, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Juventus vs Benfica: Rekor Timpang dan Misi Balas Dendam di Liga Champions

Turin, 21 January 2026 – Stadion Allianz akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara dua raksasa sepak bola Eropa, Juventus dan Benfica, dalam ajang Liga Champions musim 2025-2026. Pertemuan ini tidak hanya menjanjikan tontonan menarik, tetapi juga menghadirkan narasi sejarah yang timpang, di mana Benfica memiliki catatan superior atas Si Nyonya Tua. Statistik kandang-tandang yang menarik juga turut mewarnai duel yang krusial ini.

Bagi Juventus, laga kandang melawan Benfica adalah kesempatan untuk membalas dendam sekaligus memperbaiki rekor buruk mereka di masa lalu. Tekanan ada di pundak Bianconeri untuk membuktikan dominasi di kandang sendiri, sembari mengamankan posisi penting di fase grup Liga Champions musim ini. Di sisi lain, Benfica datang dengan kepercayaan diri tinggi, berambisi melanjutkan tren positif mereka melawan wakil Italia tersebut.

Sejarah Rivalitas dan Dominasi Benfica

Sejarah mencatat, Juventus dan Benfica telah bertemu sebanyak enam kali di kompetisi Eropa. Dari enam pertemuan tersebut, Benfica berhasil mendominasi dengan meraih empat kemenangan, Juventus hanya mampu memetik satu kemenangan, dan satu pertandingan sisanya berakhir imbang. Rekor ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Massimiliano Allegri dan pasukannya, yang selalu kesulitan saat berhadapan dengan tim berjuluk Águias tersebut.

Pertemuan paling diingat mungkin terjadi di semifinal Liga Europa 2013-2014, di mana Benfica menyingkirkan Juventus dengan agregat 2-1, menghancurkan mimpi Juve untuk tampil di final yang kala itu digelar di kandang mereka sendiri, Turin. Trauma ini masih membayangi, menambah bobot pada pertandingan Liga Champions kali ini.

Musim 2025-2026 ini, baik Juventus maupun Benfica menunjukkan performa yang menjanjikan di liga domestik masing-masing. Juventus, setelah melakukan beberapa perombakan skuad, tampak lebih solid dan fokus di bawah arahan pelatih Allegri. Sementara itu, Benfica tetap konsisten menjadi salah satu tim papan atas di Portugal, dengan filosofi menyerang yang agresif dan pemain-pemain muda berbakat.

Keunggulan Kandang dan Momen Krusial Musim 2025-2026

Meskipun rekor pertemuan historis kurang menguntungkan, Juventus memiliki keuntungan besar bermain di kandang sendiri, Stadion Allianz. Dukungan puluhan ribu suporter setia akan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Statistik menunjukkan bahwa Juventus sangat kuat di kandang dalam kompetisi Liga Champions, menjadikannya benteng yang sulit ditembus lawan.

Namun, Benfica bukan tim yang mudah ditaklukkan di laga tandang. Mereka dikenal memiliki mentalitas baja dan mampu memberikan kejutan di markas lawan. Pertandingan ini akan menjadi ujian sejati bagi lini pertahanan Juventus menghadapi serangan balik cepat Benfica, serta kreativitas lini tengah mereka.

Pelatih kedua tim diprediksi akan menurunkan skuad terbaiknya, mengingat pentingnya poin di fase grup Liga Champions. Kemenangan akan sangat vital untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya, terutama di grup yang kompetitif. Pertarungan di lini tengah akan menjadi kunci, siapa yang mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang lebih banyak, akan memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan.

“Duel ini bukan hanya soal statistik masa lalu, tetapi juga tentang mentalitas dan strategi di lapangan. Juventus akan memanfaatkan dukungan penuh suporter, sementara Benfica akan mengandalkan kecepatan dan kolektivitas tim mereka. Ini akan menjadi tontonan yang menarik, dan saya pribadi memperkirakan akan ada kejutan,” ujar seorang pengamat sepak bola Eropa dalam wawancara terbaru pada 21 January 2026.

Dengan segala tensi dan sejarah yang melingkupinya, pertandingan Juventus vs Benfica di Liga Champions 2025-2026 diharapkan akan menyajikan drama dan intensitas tingkat tinggi, yang patut dinantikan oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda