Macan Putih Amankan Poin Penuh: Persik Bekuk Bali United, Putus Tren Minor
KEDIRI – Persik Kediri berhasil memetik kemenangan krusial atas salah satu tim papan atas, Bali United, dalam laga pekan ke-XX Liga 1 yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Jumat, 30 Januari 2026. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan juga penanda berakhirnya rentetan hasil kurang memuaskan yang mendera Macan Putih dalam beberapa pertandingan terakhir. Dengan skor akhir 2-1, Persik sukses menghentikan dominasi Serdadu Tridatu sekaligus mengangkat moral tim.
Pertarungan Sengit di Brawijaya
Sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit, kedua tim langsung menyajikan permainan terbuka dengan intensitas tinggi. Bali United, yang datang dengan ambisi mempertahankan posisi di papan atas, tampil agresif sejak awal. Namun, pertahanan rapat Persik yang digalang kuartet bek kokoh mampu meredam setiap serangan yang dilancarkan oleh lini serang Bali United yang digawangi oleh Jefferson dan Privat Mbarga. Beberapa peluang tercipta di kedua kubu, namun penampilan gemilang kiper masing-masing tim membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Persik Kediri tampil lebih menekan. Perubahan taktik dari pelatih Marcelo Rospide terbukti efektif. Pada menit ke-58, Flavio Silva membuka keunggulan untuk Persik setelah memanfaatkan umpan terukur dari lini tengah, melesakkan bola ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau Nadeo Argawinata. Euforia di Stadion Brawijaya semakin memuncak ketika Riyatno Abiyoso menggandakan keunggulan di menit ke-75 lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Bali United sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol sundulan Ilija Spasojevic di menit ke-85, namun waktu yang tersisa tak cukup untuk Serdadu Tridatu mengejar ketertinggalan, memastikan Persik mengamankan kemenangan 2-1 di hadapan ribuan suporter setianya.
Implikasi Kemenangan dan Prospek ke Depan
Kemenangan atas Bali United ini memiliki arti penting bagi Persik Kediri. Setelah melalui lima pertandingan tanpa kemenangan, hasil positif ini mengakhiri tren minor mereka dan menjadi suntikan motivasi berharga untuk menghadapi sisa musim. Tiga poin ini mendongkrak posisi Persik di klasemen sementara, memberikan mereka sedikit kelonggaran dari zona degradasi dan memungkinkan mereka untuk menatap laga selanjutnya dengan kepala tegak. Sementara itu, bagi Bali United, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang sedikit menghambat upaya mereka untuk terus bersaing di jalur juara.
“Ini adalah hasil dari kerja keras kami. Para pemain menunjukkan karakter yang luar biasa, terutama setelah beberapa hasil yang kurang memuaskan. Kemenangan ini sangat penting untuk membangun kembali kepercayaan diri tim dan kami berharap bisa menjaga momentum positif ini,” ujar Marcelo Rospide, pelatih kepala Persik Kediri, seusai pertandingan yang masih hangat diperbincangkan hingga 30 January 2026.
Ke depan, Persik Kediri diharapkan mampu mempertahankan performa apik ini. Konsistensi akan menjadi kunci bagi mereka untuk meraih hasil yang lebih baik. Bagi Bali United, kekalahan ini tentu menjadi bahan evaluasi serius bagi pelatih Stefano Cugurra Teco untuk segera memperbaiki kelemahan tim agar tidak kehilangan pijakan dalam perburuan gelar juara. Laga ini menjadi bukti bahwa di Liga 1, setiap pertandingan adalah final, dan kejutan bisa terjadi kapan saja, menjadikan kompetisi semakin menarik untuk disimak.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
