Rashford Tolak Pinangan Manchester United, Prioritaskan Barcelona Jelang Piala Dunia 2026
Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Eropa yang mengguncang para penggemar Manchester United. Penyerang internasional Inggris, Marcus Rashford, secara tegas menolak kesempatan untuk kembali ke klub lamanya, Manchester United, dan memilih untuk tetap berseragam Barcelona. Keputusan ini, yang dilaporkan pada 03 February 2026, semakin mengukuhkan komitmen Rashford terhadap kariernya di Camp Nou, terutama menjelang perhelatan Piala Dunia 2026.
Penolakan Rashford ini menjadi pukulan telak bagi Setan Merah yang selama beberapa waktu terakhir dikabarkan sangat berambisi memulangkan produk akademi mereka. Harapan para pendukung untuk melihat kembali sosok striker yang pernah menjadi ikon di Old Trafford kini harus pupus, memaksa manajemen klub untuk memutar otak mencari alternatif lain di bursa transfer yang semakin kompetitif.
Pukulan Telak bagi Manchester United
Manchester United telah lama diisukan ingin merekrut kembali Rashford, terutama mengingat performa lini serang mereka yang inkonsisten dalam beberapa musim terakhir. Sumber internal klub yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa upaya pendekatan telah dilakukan secara intensif, melihat Rashford sebagai sosok yang bisa menghidupkan kembali semangat di Old Trafford dan memberikan dimensi baru pada serangan tim.
Namun, laporan terbaru yang beredar luas di media-media olahraga Eropa mengindikasikan bahwa Rashford sama sekali tidak tertarik dengan gagasan kembali ke klub yang membesarkannya. Ia disebut-sebut sangat menikmati kariernya di Barcelona, tempat ia menemukan kembali bentuk terbaiknya dan menjadi salah satu penyerang paling menakutkan di La Liga serta Liga Champions.
“Keputusan Marcus Rashford untuk menolak tawaran kembali ke Old Trafford adalah gambaran jelas evolusi karier seorang pemain. Ia kini berada di puncak permainannya di klub yang memberinya platform untuk bersinar, dan sulit bagi siapa pun untuk meninggalkannya, apalagi dengan Piala Dunia 2026 di depan mata. Ini juga menunjukkan betapa daya tarik klub-klub mapan di Eropa bisa melampaui ikatan emosional masa lalu.” kata Dr. Ahmad Syafiq, seorang pengamat sepak bola dan analis transfer, kepada media.
Prioritas Karier di Camp Nou dan Ambisi Piala Dunia 2026
Di sisi lain, keputusan Rashford untuk tetap bertahan di Barcelona sangat logis mengingat stabilitas dan kesuksesan yang ia raih sejak mengenakan seragam Blaugrana. Sejak bergabung dengan raksasa Catalan, penyerang berusia 26 tahun ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal konsistensi mencetak gol dan kontribusi taktis. Lingkungan yang stabil dan dukungan penuh dari pelatih serta rekan setim diyakini menjadi faktor kunci di balik performa impresifnya.
Selain faktor klub, ambisi pribadi Rashford untuk tampil maksimal di Piala Dunia 2026 juga memainkan peran besar dalam keputusannya. Bermain secara reguler di salah satu liga top Eropa dan di panggung Liga Champions secara konsisten, diyakini Rashford akan lebih mudah menjaga performa puncak dan mengamankan tempat di skuad Tim Nasional Inggris asuhan Gareth Southgate. Keberadaan di Barcelona memberinya platform yang ideal untuk terus berkembang dan mempertahankan level tertinggi, sesuatu yang mungkin dirasa kurang stabil jika ia kembali ke Manchester United yang sedang dalam fase transisi.
Dengan keputusan ini, masa depan Marcus Rashford tampaknya telah jelas berada di Camp Nou, setidaknya hingga Piala Dunia 2026. Bagi Manchester United, penolakan ini berarti mereka harus kembali ke meja perencanaan untuk mencari target transfer lain yang dapat mengisi kekosongan di lini serang. Sementara itu, Barcelona dapat bernapas lega karena berhasil mempertahankan salah satu aset berharga mereka, yang siap memimpin lini depan dalam upaya meraih lebih banyak gelar di masa mendatang.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
