Manuver Transfer Liverpool: Davide Frattesi Terpaksa Bertahan di Inter Milan
Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer musim dingin yang baru saja berakhir. Gelandang energik Inter Milan, Davide Frattesi, yang santer dikabarkan bakal meninggalkan Giuseppe Meazza, kini dipastikan akan tetap bertahan hingga setidaknya akhir musim. Kegagalan transfer ini, menurut berbagai sumber, tidak lepas dari dinamika tak terduga yang dipicu oleh manuver transfer raksasa Premier League, Liverpool, di pasar pemain.
Pemain internasional Italia itu dilaporkan menarik minat sejumlah klub, baik dari Serie A maupun liga top Eropa lainnya. Frattesi, yang bergabung dengan Inter Milan dari Sassuolo pada Juli 2023 dengan status pinjaman wajib beli, mencari jaminan waktu bermain yang lebih konsisten. Namun, harapan untuk mendapatkan tantangan baru di paruh kedua musim ini harus pupus setelah jendela transfer Januari resmi ditutup pada 03 February 2026.
Dinamika Pasar dan Peran Tak Langsung Liverpool
Spekulasi mengenai kepindahan Frattesi mulai menguat seiring dengan minimnya menit bermain sebagai starter di bawah asuhan Simone Inzaghi. Meskipun Frattesi kerap tampil sebagai supersub yang efektif, mencetak gol-gol penting, keinginannya untuk menjadi pilihan utama di lini tengah dikabarkan menjadi pendorong utama niatnya untuk pindah sementara waktu. Klub seperti AS Roma dan beberapa tim Premier League, termasuk Tottenham Hotspur, disebut-sebut sebagai destinasi potensial.
Namun, perkembangan pasar berubah drastis di akhir jendela transfer. Liverpool, yang awalnya tidak terlalu aktif dalam perburuan gelandang, mendadak dikaitkan dengan beberapa nama besar di lini tengah. Meskipun The Reds pada akhirnya tidak melakukan penandatanganan besar, rumor intensif mengenai target mereka, terutama yang melibatkan gelandang-gelandang dengan profil serupa Frattesi atau bahkan pemain yang lebih mahal, menciptakan efek domino. Hal ini diduga membuat klub-klub peminat Frattesi menjadi ragu atau mengubah prioritas mereka.
“Rencana kami untuk Frattesi di bursa musim dingin ini cukup jelas. Ada klub yang tertarik serius, namun dinamika pasar berubah drastis setelah munculnya rumor besar dari Liverpool. Entah itu niat mereka untuk merekrut, atau hanya untuk mengacaukan, dampaknya signifikan. Itu membuat negosiasi menjadi rumit dan akhirnya tidak tercapai,” ungkap seorang sumber internal klub yang enggan disebutkan namanya kepada media pada pekan ini.
Situasi ini mengindikasikan betapa terhubungnya pasar transfer, di mana keputusan atau bahkan sekadar rumor dari satu klub raksasa seperti Liverpool dapat mempengaruhi nasib pemain di klub lain. Klub-klub yang semula berencana mengalokasikan anggaran untuk Frattesi mungkin menunggu perkembangan di Anfield, atau merasa harga pasar untuk gelandang menjadi terlalu tinggi setelah nama-nama besar ikut terseret dalam pusaran rumor.
Masa Depan Frattesi di Giuseppe Meazza
Dengan kegagalan transfer ini, Davide Frattesi kini harus kembali fokus penuh pada perannya di Inter Milan. Pelatih Simone Inzaghi tentu akan menyambut baik kepastian Frattesi bertahan, menambah kedalaman skuat yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi paruh kedua musim yang krusial, termasuk perburuan gelar Serie A dan kampanye Liga Champions.
Frattesi sendiri dikenal sebagai pemain profesional yang berdedikasi. Meskipun ada kekecewaan, ia diperkirakan akan tetap memberikan kontribusi maksimal bagi Nerazzurri. Penampilan apiknya, termasuk gol krusialnya, telah membuktikan bahwa ia adalah aset berharga. Kehadirannya juga penting untuk menjaga persaingan sehat di lini tengah Inter, yang dihuni nama-nama seperti Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, dan Henrikh Mkhitaryan.
Kegagalan transfer di Januari 2024 ini bisa jadi merupakan penundaan semata. Bursa transfer musim panas mendatang kemungkinan akan kembali memanas dengan nama Frattesi. Tergantung pada performa dan menit bermainnya hingga akhir musim, serta kebutuhan finansial dan strategis Inter Milan, pintu keluar dari Giuseppe Meazza bisa saja kembali terbuka bagi gelandang berusia 24 tahun tersebut. Namun untuk saat ini, para penggemar Inter bisa bernapas lega karena salah satu talenta terbaik mereka akan tetap mengenakan seragam biru-hitam.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
