March 9, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Xavi Ungkap Upayanya Rekrut Martin Zubimendi: Pengganti Busquets Idaman yang Gagal Terwujud

Mantan pelatih kepala Barcelona, Xavi Hernandez, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan yang menyoroti kompleksitas di balik layar kebijakan transfer klub Catalan. Dalam sebuah wawancara yang diunggah pada 09 March 2026, Xavi mengungkapkan bahwa ia pernah secara eksplisit meminta klub untuk merekrut gelandang Real Sociedad, Martin Zubimendi, sebagai suksesor ideal untuk Sergio Busquets.

Pengakuan ini membuka tabir tentang visi transfer Xavi dan rintangan yang dihadapinya selama masa kepemimpinannya di Camp Nou. Kepergian legenda klub, Sergio Busquets, pada akhir musim 2022/2023, memang meninggalkan lubang besar di lini tengah Barcelona, posisi krusial yang menuntut pemain dengan kemampuan khusus dalam mengendalikan tempo permainan dan memecah serangan lawan.

Pencarian Pengganti Busquets: Mimpi yang Tak Terwujud

Xavi, yang selalu dikenal sebagai penganut teguh filosofi ‘DNA Barca’, melihat Zubimendi sebagai sosok yang paling tepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Busquets. Gelandang berusia 25 tahun itu dianggap memiliki profil yang mirip dengan Busquets: cerdas dalam posisi, tenang dalam menguasai bola, distribusi operan yang akurat, dan kemampuan membaca permainan yang luar biasa. Kualitas-kualitas ini sangat fundamental dalam sistem permainan Barcelona yang mengandalkan penguasaan bola dan sirkulasi yang presisi.

Xavi mengungkapkan dalam sebuah wawancara pasca-kepergiannya, “Saya meminta klub untuk merekrut Zubimendi sebagai pengganti Busquets. Dia adalah pemain yang sempurna untuk filosofi kami dan memiliki profil yang kami cari. Saya pikir dia adalah gelandang bertahan yang luar biasa, dan dia cocok dengan apa yang kami butuhkan.”

Namun, harapan Xavi untuk membawa Zubimendi ke Camp Nou tidak pernah terwujud. Keinginan pelatih seringkali terbentur oleh realitas finansial dan strategi klub. Zubimendi sendiri, yang merupakan produk akademi Real Sociedad, juga telah menunjukkan komitmen kuat terhadap klubnya, dengan kontrak jangka panjang dan klausul rilis yang tinggi, menjadikannya target yang sulit dijangkau.

Hambatan Transfer dan Realitas Finansial Barcelona

Situasi keuangan Barcelona yang masih dililit utang menjadi faktor penghambat utama. Meskipun Zubimendi adalah pilihan utama Xavi, klub tidak mampu memenuhi persyaratan finansial untuk merealisasikan transfer tersebut. Klausul rilis Zubimendi dilaporkan berkisar di angka 60 juta Euro, sebuah jumlah yang terlalu besar bagi Barcelona dalam kondisi keuangan mereka saat itu.

Sebagai gantinya, Barcelona akhirnya merekrut Oriol Romeu dari Girona, yang kembali ke klub masa kecilnya dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Meskipun Romeu berjuang untuk menemukan konsistensinya di Camp Nou, keputusannya adalah hasil dari kompromi yang harus diambil oleh manajemen klub, seringkali bertentangan dengan preferensi utama pelatih.

Pengakuan Xavi ini menyoroti bagaimana pelatih seringkali harus bekerja dengan batasan yang ada, bahkan ketika mereka memiliki visi yang jelas tentang kebutuhan tim. Kegagalan merekrut Zubimendi menjadi salah satu dari sekian banyak tantangan yang dihadapi Xavi selama masa kepelatihannya di Barcelona, sebuah periode yang kini telah berakhir, meninggalkan pertanyaan tentang “bagaimana jika” di benak para penggemar dan pengamat sepak bola.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda