Emas ASEAN Para Games 2025: Dzaky Investasikan Bonus Rp1 M untuk Usaha Depot Air
Jakarta, 20 March 2026 – Perjalanan seorang atlet tak hanya berhenti di arena pertandingan. Setelah sukses mengharumkan nama bangsa di panggung internasional, sebagian memilih jalur wirausaha sebagai jaminan keberlanjutan masa depan. Hal inilah yang dilakukan oleh Dzaky Pramudya, peraih medali emas di ajang ASEAN Para Games 2025.
Atlet kebanggaan Indonesia di cabang olahraga renang paralimpik tersebut, kini tengah merencanakan sebuah langkah strategis yang menginspirasi. Bonus sebesar Rp1 miliar yang ia terima atas prestasinya akan diinvestasikan untuk membuka usaha depot air minum isi ulang di kampung halamannya.
Dedikasi Berbuah Manis, Masa Depan Terjamin
Dzaky Pramudya, yang berhasil menyabet medali emas di nomor gaya bebas 100 meter putra di ASEAN Para Games 2025 yang baru saja usai di Phnom Penh, Kamboja, menunjukkan bahwa keberanian dan kerja keras bukan hanya kunci kemenangan di lintasan, tetapi juga dalam merancang masa depan. Bonus fantastis yang diberikan pemerintah sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet penyandang disabilitas ini akan dimanfaatkannya secara produktif.
Langkah Dzaky ini selaras dengan harapan banyak pihak agar para atlet dapat mengelola bonus yang mereka peroleh dengan bijak. Mengingat karier atlet yang tidak selamanya berlangsung, memiliki usaha mandiri menjadi pilihan cerdas untuk menjamin keberlanjutan ekonomi setelah gantung sepatu.
Visi Usaha Depot Air: Memberi Manfaat Bagi Komunitas
Usaha depot air minum isi ulang dipilih Dzaky bukan tanpa alasan. Ia melihat kebutuhan akan air bersih dan layak konsumsi yang tinggi di kampung halamannya, di daerah Sidoarjo, Jawa Timur. Dengan investasi ini, Dzaky berharap dapat menyediakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
“Saya sangat bersyukur atas bonus ini. Ini adalah hasil kerja keras dan dukungan dari banyak pihak. Saya tidak ingin uang ini habis begitu saja. Dengan membuka depot air, saya berharap bisa mandiri secara finansial dan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kampung saya. Ini adalah cara saya berterima kasih kepada mereka yang selalu mendukung,” ungkap Dzaky dengan penuh harap.
Dzaky juga berencana untuk menerapkan standar kebersihan dan pelayanan terbaik demi menjamin kualitas air yang dihasilkan. Ia menyadari bahwa reputasi usaha adalah kunci keberhasilan, dan ia siap untuk belajar serta berinovasi dalam mengelola bisnis barunya tersebut.
Inspirasi Bagi Atlet Lain dan Perhatian Pemerintah
Kisah Dzaky Pramudya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para atlet lain, khususnya atlet paralimpik, untuk tidak hanya fokus pada pencapaian di bidang olahraga, tetapi juga pada perencanaan masa depan. Banyak atlet yang menghadapi tantangan ekonomi setelah karier mereka berakhir, dan langkah Dzaky ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana mengelola bonus secara produktif.
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Paralimpik Nasional Indonesia (NPCI) secara konsisten terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para atlet, termasuk bimbingan dalam pengelolaan keuangan. Kesadaran untuk berinvestasi dan berwirausaha seperti yang ditunjukkan Dzaky merupakan cerminan dari kematangan para pahlawan olahraga ini.
Dengan semangat yang sama seperti saat ia berjuang di kolam renang, Dzaky Pramudya kini siap menghadapi tantangan baru di dunia bisnis, membuktikan bahwa semangat juara tak hanya berhenti di podium penghargaan.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
