August 29, 2025

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Gempuran Rusia Hantam Kyiv, Puluhan Tewas Usai Pembicaraan Tingkat Tinggi

Kyiv, Ukraina – Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali diguncang serangan rudal besar-besaran oleh pasukan Rusia pada 29 August 2025, menewaskan sedikitnya 23 orang dan melukai puluhan lainnya. Serangan yang menargetkan bangunan sipil dan fasilitas pemerintah ini merupakan yang terbesar sejak KTT Alaska dua pekan lalu, memicu kekhawatiran global akan eskalasi konflik yang kian memburuk.

Ledakan dahsyat dilaporkan menghantam berbagai lokasi strategis di Kyiv, termasuk sebuah gedung apartemen berlantai lima yang kini rata dengan tanah, sebuah pusat perbelanjaan yang sibuk, serta beberapa gedung yang digunakan oleh perwakilan pemerintah Eropa. Tim penyelamat masih terus berupaya mencari korban di bawah reruntuhan, sementara rumah sakit kewalahan menangani jumlah korban luka yang terus bertambah.

Serangan mematikan ini terjadi hanya dua minggu setelah “KTT Alaska” yang mempertemukan para diplomat senior dari kedua belah pihak dalam upaya menengahi de-eskalasi. Pembicaraan tersebut, yang saat itu disebut-sebut sebagai peluang langka untuk meredakan ketegangan, kini tampak sia-sia menyusul rentetan agresi terbaru dari Moskow. Para pengamat politik menilai bahwa serangan ini mungkin merupakan sinyal kuat dari Rusia terkait penolakan mereka terhadap hasil atau arah pembicaraan damai yang diupayakan.

Kerugian Sipil dan Kecaman Nasional

Puing-puing berserakan di jalanan Kyiv, saksi bisu kehancuran yang ditimbulkan oleh rudal-rudal jelajah Rusia. Kantor Kejaksaan Agung Ukraina telah memulai penyelidikan atas serangan ini sebagai kejahatan perang, dengan bukti-bukti dikumpulkan dari lokasi kejadian yang menunjukkan penargetan area permukiman sipil secara sengaja. Foto-foto dan video yang beredar luas di media sosial dan kantor berita menunjukkan asap mengepul dari lokasi ledakan, dengan mobil-mobil hancur dan jendela-jendela pecah di radius yang luas.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengecam keras serangan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan terorisme yang tidak dapat dimaafkan terhadap warga sipil. Ia menyerukan komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap Rusia dan menyediakan lebih banyak sistem pertahanan udara untuk melindungi kota-kota Ukraina. Sirene serangan udara telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kyiv, namun skala serangan kali ini menghadirkan kembali trauma yang mendalam.

“Ini adalah serangan teroris terhadap warga sipil dan infrastruktur vital kami. Dunia harus melihat kekejaman yang terus dilakukan Rusia. Kami tidak akan gentar, dan kami akan terus berjuang untuk kebebasan kami.”

— Juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina

Reaksi Internasional dan Prospek Diplomasi

Reaksi keras bermunculan dari komunitas internasional. Uni Eropa dan NATO segera mengeluarkan pernyataan kecaman, menyerukan Rusia untuk segera menghentikan serangan dan mematuhi hukum internasional. Beberapa negara Eropa yang memiliki gedung perwakilan yang terdampak dilaporkan telah memanggil duta besar Rusia untuk menyampaikan protes resmi. Kanselir Jerman Olaf Scholz, melalui pernyataannya, menekankan perlunya peningkatan bantuan pertahanan untuk Ukraina, sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan solidaritas penuh dengan rakyat Ukraina.

Sementara itu, prospek negosiasi damai tampak semakin suram. Serangan gencar ini diperkirakan akan memperkeras posisi Kyiv dan sekutunya, sekaligus meningkatkan tekanan untuk sanksi lebih lanjut terhadap Moskow. Analis keamanan internasional, Dr. Elena Petrova, dari Universitas Georgetown, menyatakan bahwa “serangan ini menunjukkan bahwa retorika diplomasi tidak cukup untuk menghentikan agresi. Rusia tampaknya mengirim pesan bahwa mereka akan terus menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuannya, terlepas dari upaya negosiasi.”

Warga Kyiv kini menghadapi ketidakpastian yang lebih besar, dengan pemerintah telah mendesak warga untuk tetap berada di tempat penampungan dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan serangan lanjutan. Upaya pencarian dan penyelamatan terus berlanjut di bawah ancaman serangan roket yang belum mereda sepenuhnya.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.