February 14, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Macron Serukan Ketahanan Eropa di Tengah Goncangan Geopolitik Global

Munich, Jerman – Presiden Prancis Emmanuel Macron pada

13 February 2026 menegaskan kembali pentingnya “ketahanan” Eropa dalam menjaga stabilitas global, di tengah bayang-bayang ketidakpastian geopolitik yang mendalam. Pernyataannya disampaikan dalam Konferensi Keamanan Munich (MSC), sebuah forum bergengsi yang mempertemukan para pemimpin dan ahli keamanan dari seluruh dunia.

Seruan Macron datang tak lama setelah kritik tajam yang dilayangkan oleh Ketua Partai Uni Demokrat Kristen (CDU) Jerman, Friedrich Merz, terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah kepemimpinan mantan Presiden Donald Trump. Diskusi di MSC tahun ini didominasi oleh kekhawatiran mengenai masa depan tatanan global, peran NATO, dan kapasitas Eropa untuk bertindak secara independen di tengah berbagai krisis.

Macron Desak Eropa Perkuat Diri

Dalam pidatonya yang dinanti, Presiden Macron menekankan bahwa Eropa harus memperkuat posisinya sebagai aktor kunci di panggung dunia, tidak hanya sebagai penonton pasif. “Kita harus menunjukkan ketahanan. Ketahanan militer, ekonomi, dan diplomatik,” ujar Macron, menggarisbawahi perlunya benua itu untuk membangun kapasitas pertahanan yang lebih mandiri dan strategi kebijakan luar negeri yang koheren.

Pernyataan ini mencerminkan dorongan Prancis yang telah lama ada untuk mewujudkan “otonomi strategis” Eropa, terutama dalam menghadapi tantangan yang berkembang pesat. Konflik di Ukraina, ketidakstabilan di Timur Tengah, persaingan kekuatan besar dengan Tiongkok, hingga ancaman perubahan iklim dan krisis migrasi, semuanya menuntut respons yang lebih terpadu dari Uni Eropa.

“Eropa tidak bisa lagi menggantungkan seluruh masa depannya pada satu sekutu saja, betapapun kuatnya sekutu itu. Kita harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, menghadapi ancaman, dan membela nilai-nilai kita dengan sumber daya dan tekad kita sendiri. Ini bukan tentang memisahkan diri dari aliansi, melainkan memperkuat posisi kita di dalamnya,” kata seorang pengamat keamanan internasional yang hadir di konferensi tersebut.

Macron juga menyoroti pentingnya persatuan internal Eropa sebagai fondasi ketahanan eksternal. Menurutnya, hanya dengan suara yang terkoordinasi dan tindakan yang selaras, Eropa dapat secara efektif memproyeksikan kekuatan dan pengaruhnya, serta menjadi penyeimbang yang stabil dalam tatanan dunia yang semakin multi-polar.

Kritik Merz dan Kekhawatiran Transatlantik

Sebelum pidato Macron, Friedrich Merz, figur penting dalam politik Jerman yang juga merupakan pemimpin oposisi utama, secara terbuka mengkritik “reorientasi cepat” kebijakan luar negeri AS di era Trump. Merz secara khusus menyuarakan keprihatinan tentang pendekatan “America First” yang dianggap merusak aliansi tradisional dan menumbuhkan ketidakpastian di antara sekutu.

Kritik Merz, yang juga merupakan calon potensial kanselir Jerman, menggarisbawahi kekhawatiran yang meluas di kalangan elite Eropa mengenai potensi kembalinya kebijakan serupa di masa depan, terutama jika Trump kembali memenangkan pemilihan presiden AS. Ia menyoroti bagaimana retorika dan tindakan AS di masa lalu telah memaksa Eropa untuk secara serius mempertimbangkan kembali ketergantungannya pada Amerika dalam hal keamanan dan pertahanan.

Pergeseran fokus AS, ditambah dengan perang di Ukraina yang telah mengubah lanskap keamanan Eropa secara dramatis, telah mempercepat diskusi tentang kebutuhan Eropa untuk meningkatkan anggaran pertahanan, memperkuat kerjasama militer, dan mengembangkan kemampuan intervensi independen. Kekhawatiran ini mencerminkan realitas pahit bahwa Eropa mungkin harus bersiap menghadapi masa depan di mana dukungan AS tidak lagi dianggap mutlak.

Konferensi Keamanan Munich tahun ini menjadi platform krusial bagi para pemimpin Eropa untuk mengukuhkan tekad mereka dalam menghadapi tantangan-tantangan ini. Pesan utama yang muncul adalah bahwa Eropa harus bersatu, kuat, dan proaktif dalam membentuk masa depannya sendiri, di tengah ketidakpastian global yang terus berlanjut.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda