January 15, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Puluhan Tewas, Ratusan Terluka dalam Kebakaran Pesta Tahun Baru di Resor Ski Swiss

CRANS-MONTANA, SWISS – Sebuah kebakaran dahsyat melanda sebuah bar yang menggelar pesta Tahun Baru di resor ski Crans-Montana, Swiss, pada 01 January 2026 dini hari, menewaskan puluhan orang dan melukai sekitar 100 lainnya. Tragedi memilukan ini mengubah suasana perayaan menjadi kengerian, meninggalkan duka mendalam bagi negara tersebut.

Pihak kepolisian Swiss mengonfirmasi insiden yang terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat itu. Api yang berkobar dengan cepat di tengah keramaian perayaan, memerangkap pengunjung yang tengah menyambut pergantian tahun. Estimasi jumlah korban tewas masih bersifat awal karena tim penyelamat terus melakukan pencarian di lokasi kejadian yang hancur.

Tragedi di Jantung Pegunungan Alpen

Menurut laporan awal, kobaran api bermula di sebuah bar yang populer di kawasan Crans-Montana, sebuah resor ski mewah yang terkenal dengan pemandangan Alpen yang menakjubkan dan kehidupan malam yang semarak. Malam itu, bar tersebut dipenuhi oleh ratusan pengunjung yang merayakan malam Tahun Baru dengan sukacita.

Saksi mata menggambarkan adegan kepanikan yang luar biasa saat asap tebal mulai memenuhi ruangan dan api menjalar dengan sangat cepat. Teriakan histeris dan kekacauan tak terhindarkan ketika orang-orang berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api. Banyak yang terluka akibat terinjak-injak saat mencoba melarikan diri, selain luka bakar dan menghirup asap.

Kondisi bangunan pasca-kebakaran dilaporkan sangat parah, dengan sebagian besar struktur hangus dan runtuh. Tim penyelamat menghadapi tantangan besar dalam mengevakuasi korban dan mencari mereka yang mungkin masih terperangkap di bawah puing-puing, di tengah suhu dingin pegunungan Alpen.

Para pejabat resor Crans-Montana menyatakan syok dan belasungkawa mendalam atas tragedi ini. Perayaan Tahun Baru di seluruh wilayah langsung dibatalkan, digantikan oleh suasana berkabung yang menyelimuti komunitas.

Respons Darurat dan Penyelidikan Mendalam

Segera setelah insiden, pasukan darurat dari seluruh kanton Valais dan wilayah sekitarnya dikerahkan ke lokasi. Petugas pemadam kebakaran, polisi, dan tim medis bekerja tanpa henti untuk mengendalikan api, menyelamatkan korban, dan memberikan pertolongan pertama kepada mereka yang terluka. Ambulans dan helikopter medis beroperasi terus-menerus, mengangkut korban ke rumah sakit-rumah sakit di sekitar wilayah tersebut yang telah siaga penuh.

Dari sekitar 100 orang yang terluka, sebagian besar mengalami luka bakar serius, keracunan asap, dan cedera fisik akibat kepanikan. Kondisi beberapa korban dilaporkan kritis, sehingga dikhawatirkan jumlah korban jiwa dapat bertambah.

Seorang juru bicara Kepolisian Kanton Valais menyatakan, “Ini adalah malam yang sangat gelap bagi Crans-Montana. Prioritas utama kami adalah menyelamatkan korban, merawat yang terluka, dan memulai penyelidikan menyeluruh untuk memahami penyebab tragedi ini. Proses identifikasi korban tewas akan menjadi tugas yang sulit dan memakan waktu akibat intensitas kebakaran.”

Pihak berwenang Swiss telah meluncurkan penyelidikan besar-besaran untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Tim penyidik forensik telah dikerahkan ke lokasi untuk mengumpulkan bukti. Semua kemungkinan sedang diselidiki, mulai dari kegagalan sistem kelistrikan, kelalaian, hingga dugaan tindakan pidana.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya standar keselamatan kebakaran yang ketat, terutama di tempat-tempat umum yang ramai selama perayaan besar. Pemerintah Swiss dan otoritas setempat berjanji akan melakukan audit menyeluruh terhadap semua tempat hiburan di wilayah tersebut untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Sementara itu, komunitas global menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus saat ini adalah pada upaya penyelamatan dan pemulihan, serta memberikan dukungan psikologis bagi mereka yang trauma akibat peristiwa mengerikan ini.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda