February 22, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

AC Milan Kejar Rekor Gemilang, Parma Siap Beri Kejutan di San Siro

Duel sengit siap tersaji di Stadion San Siro pada 21 February 2026 saat AC Milan menjamu Parma dalam lanjutan pekan ke-XX Liga Italia Serie A. Pertandingan ini bukan hanya sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan pertaruhan ambisi Milan untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka musim ini dan semakin kokoh di puncak klasemen, di hadapan tim tamu yang berjuang untuk keluar dari papan bawah.

Dominasi Rossoneri dan Ambisi Puncak

Di bawah arahan pelatih Stefano Pioli, AC Milan telah menjelma menjadi salah satu tim paling menakutkan di Eropa. Rossoneri tampil tanpa cela, memamerkan permainan kolektif yang solid, agresivitas tinggi, dan efisiensi di depan gawang. Rentetan hasil positif ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras, taktik yang matang, dan kontribusi signifikan dari para pemain kunci.

Sosok Zlatan Ibrahimovic, meski tak lagi muda, tetap menjadi motor serangan dan pemimpin di lapangan. Ketajaman nalurinya di depan gawang, ditambah kemampuan memegang bola dan memberikan umpan kunci, sangat vital bagi Milan. Namun, tidak hanya Ibra, kontribusi dari gelandang seperti Franck Kessié yang tangguh di lini tengah, kecepatan Theo Hernández di sisi kiri, serta visi permainan Hakan Çalhanoğlu, telah membentuk skuad yang seimbang dan berbahaya.

Milan memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi, setelah berhasil menjaga jarak dari para pesaing terdekat mereka. Setiap pertandingan kini dianggap sebagai final untuk mempertahankan momentum dan mencapai target scudetto yang telah lama dirindukan para tifosi. Konsistensi menjadi kata kunci bagi Pioli dan anak asuhnya.

Parma Hadapi Ujian Berat di Kandang Lawan

Di sisi lain, Parma datang ke San Siro dengan membawa misi sulit. Tim asuhan Fabio Liverani ini masih berjuang menemukan performa terbaiknya dan menjauh dari zona degradasi. Meskipun memiliki beberapa pemain berkualitas yang bisa merepotkan lawan, seperti Gervinho dengan kecepatan eksplosifnya dan Juraj Kucka yang tangguh di lini tengah, performa tim belum menunjukkan stabilitas yang diharapkan.

Parma dikenal sebagai tim yang mampu memberikan perlawanan sengit, terutama dengan mengandalkan serangan balik cepat. Namun, menghadapi Milan yang sedang dalam performa puncak, mereka dituntut untuk tampil jauh lebih disiplin dalam bertahan dan cerdik dalam memanfaatkan setiap peluang. Kunci bagi Parma adalah meredam lini serang Milan yang produktif dan tidak membiarkan Rossoneri mendikte permainan sejak awal.

“Kami tahu kami menghadapi salah satu tim terbaik di liga saat ini. Milan sangat kuat di setiap lini, tapi kami tidak datang untuk menyerah. Kami harus bermain dengan hati, disiplin, dan memanfaatkan setiap celah. Ini adalah kesempatan bagus untuk menunjukkan karakter tim kami,” ujar Fabio Liverani dalam konferensi pers pra-pertandingan, menekankan semangat juang timnya.

Sejarah pertemuan kedua tim seringkali menyajikan laga menarik, meski AC Milan secara umum lebih dominan. Parma sendiri pernah memberikan kejutan di San Siro pada beberapa kesempatan di masa lalu, menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk mengganggu pesta Milan jika lengah.

Secara taktik, Pioli kemungkinan akan mengandalkan formasi 4-2-3-1 andalannya, dengan penekanan pada penguasaan bola dan tekanan tinggi sejak lini depan. Sementara itu, Liverani mungkin akan memilih pendekatan yang lebih pragmatis, mungkin dengan formasi 4-3-3 atau 4-4-2, yang menitikberatkan pada pertahanan kokoh dan transisi cepat untuk mengeksploitasi ruang kosong di belakang bek sayap Milan.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat, namun AC Milan dengan momentum dan kualitas skuad yang lebih mumpuni tampaknya lebih diunggulkan. Namun, dalam sepak bola, kejutan selalu mungkin terjadi, dan Parma memiliki motivasi besar untuk merusak pesta Rossoneri di kandang mereka sendiri.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda