Al Nassr Amankan Tiket Perempat Final ACL2, Buktikan Kedalaman Skuad Tanpa Ronaldo
Al Nassr berhasil melangkah ke babak perempat final AFC Champions League 2 setelah mengalahkan wakil Turkmenistan, FC Arkadag, dalam laga leg kedua yang berlangsung di Riyadh pada 18 February 2026. Kemenangan ini terasa lebih signifikan mengingat raksasa Arab Saudi tersebut tampil tanpa mega bintang Cristiano Ronaldo, menunjukkan kedalaman skuad dan adaptasi taktik yang mumpuni.
Dominasi di Kandang Sendiri
Bermain di hadapan ribuan pendukungnya yang memadati Stadion Al-Awwal Park, Al Nassr menunjukkan dominasinya sejak peluit awal dibunyikan. Meskipun menghadapi perlawanan sporadis dari tim tamu, Al Nassr mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan penguasaan bola superior dan serangkaian serangan berbahaya.
Gol-gol kemenangan Al Nassr dicetak secara bergantian oleh Talisca, Sadio Mané, dan Abdulrahman Ghareeb, yang masing-masing menunjukkan kualitas individu dan kerja sama tim yang apik. Gol balasan dari FC Arkadag di babak kedua sempat memperkecil ketertinggalan, namun tidak mampu menggoyahkan keunggulan Al Nassr. Pertandingan berakhir dengan skor meyakinkan 3-1 untuk kemenangan Al Nassr, menjadikan agregat 5-2 setelah kemenangan 2-1 di leg pertama. Hasil ini memastikan Al Nassr lolos ke babak selanjutnya dengan nyaman.
Ujian Tanpa Sang Kapten
Absennya Cristiano Ronaldo dari daftar susunan pemain Al Nassr menjadi sorotan utama sebelum pertandingan. Pelatih Luis Castro dilaporkan mengambil keputusan strategis untuk memberikan istirahat kepada kapten tim tersebut, mengingat jadwal padat yang menanti Al Nassr di berbagai kompetisi. Keputusan ini sekaligus menjadi ujian bagi tim untuk membuktikan kemampuan mereka bermain tanpa figur sentral sekelas Ronaldo.
Ujian tersebut terbukti berhasil dilewati dengan baik. Al Nassr bermain solid dan kolektif, dengan setiap pemain menunjukkan tanggung jawab dan kontribusi maksimal. Kehadiran pemain-pemain kunci lainnya seperti Talisca, Sadio Mané, dan Marcelo Brozović mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ronaldo, memastikan aliran serangan tetap tajam dan pertahanan tetap kokoh. Performa ini menegaskan bahwa Al Nassr memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk bersaing di level tertinggi, bahkan tanpa kehadiran pencetak gol terbanyak mereka.
Usai pertandingan, Pelatih Luis Castro mengungkapkan kepuasannya terhadap performa tim dan kedalaman skuad yang ia miliki.
Ini adalah kemenangan yang penting bagi kami, dan saya sangat bangga dengan cara para pemain merespons dan bermain. Mereka menunjukkan semangat juang dan kualitas tim yang luar biasa, membuktikan bahwa Al Nassr lebih dari sekadar satu pemain. Kami memiliki banyak talenta, dan setiap orang siap untuk memberikan yang terbaik. Kami akan terus bekerja keras dan fokus pada setiap pertandingan ke depan, baik di kompetisi domestik maupun di level Asia.
Lolosnya Al Nassr ke perempat final ACL2 menandai langkah signifikan dalam ambisi mereka untuk meraih gelar juara di kompetisi kontinental kasta kedua ini. Mereka kini akan menanti undian untuk mengetahui siapa lawan mereka selanjutnya, sembari juga mempersiapkan diri untuk jadwal padat di liga domestik dan kompetisi lainnya. Performa gemilang tanpa Ronaldo mengirimkan pesan kuat kepada para pesaing: Al Nassr adalah kekuatan yang harus diperhitungkan, dengan atau tanpa bintang utamanya.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
