January 15, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Al-Nassr Gigit Jari: Penalti Ronaldo Tak Selamatkan dari Kekalahan Mengejutkan Al-Qadisiyah

RIYADH – Klub raksasa Liga Arab Saudi, Al-Nassr, menelan pil pahit setelah secara mengejutkan takluk 1-2 di tangan tim promosi Al-Qadisiyah dalam laga pekan ke-13 Liga Arab Saudi musim 2025/2026. Meskipun bintang utama mereka, Cristiano Ronaldo, berhasil menyarangkan gol melalui titik putih, kontribusi penalti tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Al-Nassr dari kekalahan kedua mereka musim ini, yang berpotensi menghambat ambisi juara mereka. Pertandingan sengit ini berlangsung di markas Al-Nassr, memicu kekecewaan di kalangan pendukung yang memadati stadion pada 08 January 2026.

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Al-Nassr, yang datang ke pertandingan dengan ekspektasi tinggi untuk mempertahankan momentum kemenangan. Dengan deretan bintang internasional dan investasi besar di skuad, setiap hasil di luar kemenangan seringkali dianggap sebagai kegagalan. Al-Qadisiyah, di sisi lain, menunjukkan performa heroik dan disiplin tinggi, membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang bisa diremehkan meski secara materi pemain jauh di bawah Al-Nassr.

Jalannya Pertandingan Penuh Drama

Sejak peluit awal dibunyikan, Al-Nassr sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, solidnya lini pertahanan Al-Qadisiyah yang digalang dengan rapat membuat sejumlah peluang Al-Nassr terbuang sia-sia. Justru Al-Qadisiyah yang berhasil mengejutkan publik tuan rumah dengan mencetak gol pembuka di menit ke-28 melalui skema serangan balik cepat yang berhasil diselesaikan dengan tenang oleh penyerang mereka. Gol tersebut sontak membungkam stadion dan membuat Al-Nassr harus bekerja lebih keras.

Upaya Al-Nassr untuk membalas di babak pertama selalu kandas. Memasuki babak kedua, tekanan Al-Nassr semakin intens. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, Al-Nassr justru kembali dikejutkan. Pada menit ke-60, Al-Qadisiyah berhasil menggandakan keunggulan mereka melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler, memanfaatkan kelengahan lini tengah dan pertahanan Al-Nassr yang tampak kurang fokus. Skor 0-2 membuat tugas Al-Nassr semakin berat.

Al-Nassr akhirnya mendapatkan harapan ketika wasit menunjuk titik putih di menit ke-75 setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Cristiano Ronaldo yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, menendang bola dengan tenang ke gawang lawan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol ini membangkitkan semangat para pemain dan pendukung Al-Nassr, yang berharap bisa menyamakan kedudukan di sisa waktu. Namun, meski berbagai serangan dan tekanan terus dilancarkan hingga akhir pertandingan, kokohnya pertahanan Al-Qadisiyah serta penampilan gemilang penjaga gawang mereka berhasil mempertahankan keunggulan tipis tersebut hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kekalahan ini menunjukkan bahwa persaingan di Liga Arab Saudi semakin ketat, tidak ada lagi pertandingan yang bisa dianggap remeh, bahkan bagi tim sekelas Al-Nassr sekalipun. Ini adalah pengingat penting akan perlunya konsistensi dan fokus penuh di setiap laga,” ujar seorang pengamat sepak bola lokal.

Dampak Kekalahan dan Tantangan Al-Nassr ke Depan

Kekalahan dari Al-Qadisiyah ini jelas menjadi alarm bagi Al-Nassr. Ini adalah kekalahan kedua mereka di musim ini, yang bisa memperlebar jarak dengan pemuncak klasemen sementara dan memberikan tekanan ekstra pada pelatih serta para pemain. Ambisi untuk meraih gelar juara liga tentu akan semakin menantang jika mereka tidak segera menemukan solusi atas inkonsistensi performa ini.

Manajemen dan staf pelatih Al-Nassr kini dihadapkan pada tugas berat untuk mengevaluasi kinerja tim secara menyeluruh, terutama dalam hal efektivitas serangan dan kerapuhan di lini belakang. Dengan jadwal pertandingan yang padat dan persaingan ketat di liga, Al-Nassr harus segera bangkit dan menunjukkan karakter juara mereka di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Tekanan ada pada Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya untuk membuktikan bahwa kekalahan ini hanyalah sebuah anomali, bukan indikasi masalah yang lebih dalam.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda