January 15, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Drama Carabao Cup: Cherki Bawa City Unggul, Guardiola Tetap Menuntut Lebih

Manchester City berhasil menapakkan satu kakinya menuju final Carabao Cup musim ini setelah meraih kemenangan krusial dalam leg pertama semifinal. Penampilan gemilang, terutama dari pemain muda Rayan Cherki, menjadi sorotan utama. Gol tunggalnya di laga tersebut memberi keunggulan vital bagi The Citizens. Namun, kemenangan ini diwarnai ketegangan di ruang ganti, di mana manajer Pep Guardiola dilaporkan “menyidang” sang pahlawan kemenangan.

Pertandingan yang berlangsung sengit di Etihad Stadium pada 14 January 2026 menunjukkan dominasi penguasaan bola Manchester City, meskipun mereka kesulitan menembus pertahanan lawan. Kebuntuan pecah pada pertengahan babak kedua ketika Rayan Cherki, yang bermain energik sepanjang laga, berhasil memanfaatkan celah dan melepaskan tendangan akurat yang gagal diantisipasi kiper lawan. Gol tersebut disambut gegap gempita oleh para pendukung dan menjadi modal berharga City untuk menghadapi leg kedua di kandang lawan.

Ketegangan di Balik Kemenangan Gemilang

Meskipun menjadi penentu kemenangan, performa Cherki secara keseluruhan tampaknya belum memuaskan standar tinggi Pep Guardiola. Setelah peluit panjang dibunyikan, laporan dari internal tim menyebutkan bahwa Guardiola langsung mengajak Cherki untuk berdiskusi intensif di ruang ganti. Diskusi tersebut, yang digambarkan sebagai sesi ‘sidang’ taktis, diduga kuat membahas beberapa aspek performa sang pemain muda yang dianggap belum sempurna, meskipun ia mencetak gol penentu.

Sumber terdekat klub mengindikasikan bahwa Guardiola sangat menuntut kesempurnaan dari setiap pemainnya, tak terkecuali bintang muda yang bersinar. Fokus pembicaraan diperkirakan meliputi posisi bermain, kontribusi defensif, dan pengambilan keputusan di area krusial. Ini bukanlah kali pertama Guardiola memberikan perhatian khusus kepada pemain muda yang berpotensi besar, menandakan bahwa ia ingin Cherki mencapai level tertinggi dalam kariernya. Tekanan ini, meski tampak keras, seringkali menjadi katalis bagi perkembangan pemain di bawah asuhan pelatih asal Spanyol tersebut.

“Kami memenangkan pertandingan penting, dan itu patut dirayakan. Namun, ambisi kami tak pernah berhenti. Setiap pemain, terutama di level ini, harus memahami bahwa detail kecil bisa membuat perbedaan besar. Saya bicara dengan Rayan bukan karena dia buruk, tapi karena saya tahu potensi besarnya dan apa yang harus dia perbaiki untuk mencapai puncak,” ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers pasca-pertandingan, menegaskan filosofi tak kenal puasnya.

Prospek Final dan Tantangan Berikutnya

Dengan keunggulan agregat 1-0 dan gol tandang tidak berlaku di Carabao Cup musim ini, Manchester City kini memiliki keuntungan signifikan menjelang leg kedua. Mereka hanya perlu menjaga performa konsisten dan menghindari kejutan saat bertandang ke markas lawan untuk mengunci tiket ke final. Namun, insiden “sidang” Cherki menjadi pengingat bahwa di bawah arahan Guardiola, kemenangan tak pernah cukup jika tidak diiringi dengan performa yang mendekati sempurna.

Perjalanan Manchester City di Carabao Cup selalu menjadi bukti kedalaman skuad dan ambisi mereka untuk meraih setiap trofi yang mungkin. Musim ini, mereka kembali menunjukkan tekad tersebut. Fokus kini beralih pada leg kedua dan bagaimana Rayan Cherki akan merespons tuntutan dari sang manajer. Pengawasan ketat Guardiola diharapkan dapat lebih memoles bakat Cherki, mengubah insiden ini menjadi titik balik positif dalam kariernya dan mengantarkan City meraih trofi lainnya.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda