February 3, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Drama VAR Warnai Kemenangan Tipis Arema atas Persijap 1-0

02 February 2026 – Arema FC berhasil mengamankan tiga poin penting di kandang setelah menundukkan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0. Laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 yang digelar pada Senin (2/2/2026) sore WIB tersebut berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, dan diwarnai oleh dua keputusan Video Assistant Referee (VAR) krusial yang merugikan tim tamu, Laskar Kalinyamat.

Gol Tunggal Bawa Arema Amankan Tiga Poin

Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling berbalas serangan, mencoba membongkar pertahanan lawan. Arema, yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri, tampak lebih dominan dalam penguasaan bola, namun Persijap mampu memberikan perlawanan sengit melalui skema serangan balik cepat.

Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan Arema FC tercipta pada menit ke-63. Berawal dari skema tendangan sudut, bek tengah Singo Edan, Rio Pratama, berhasil menyundul bola masuk ke gawang Persijap setelah memanfaatkan umpan lambung yang akurat. Gol tersebut disambut gegap gempita oleh ribuan Aremania yang memadati stadion, membawa kelegaan bagi tim asuhan pelatih Joko Susilo.

Meski unggul satu gol, Arema tidak lantas mengendurkan serangan. Mereka terus berupaya mencari gol kedua untuk mengamankan kemenangan, sementara Persijap berjuang keras untuk menyamakan kedudukan, terutama setelah rentetan insiden VAR yang mereka alami.

Drama VAR, Persijap Dua Kali Dirugikan

Kontroversi mulai menyelimuti pertandingan pada pertengahan babak kedua. Insiden pertama terjadi pada menit ke-55, ketika penyerang Persijap, Ahmad Fauzi, berhasil merobek jala Arema. Namun, setelah tinjauan VAR yang berlangsung cukup lama, wasit memutuskan menganulir gol tersebut karena dianggap ada pelanggaran *handball* yang tidak disengaja oleh Fauzi sebelum mencetak gol. Keputusan ini memicu protes keras dari para pemain dan ofisial Persijap.

Belum sempat Persijap pulih dari kekecewaan, VAR kembali menjadi sorotan. Pada menit ke-78, wasit kembali meninjau tayangan ulang setelah salah satu pemain Persijap dijatuhkan di kotak penalti Arema. Para pemain Laskar Kalinyamat telah bersiap untuk mengambil tendangan penalti, namun setelah review panjang, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran yang cukup jelas untuk memberikan hadiah penalti. Dua keputusan VAR ini secara signifikan mengubah arah dan momentum pertandingan, dan membuat Persijap merasa dirugikan.

“Saya tidak ingin berkomentar banyak tentang keputusan wasit dan VAR. Kami menghormati keputusan yang telah dibuat, namun jelas kami merasa sangat tidak beruntung. Dua momen krusial itu, terutama gol yang dianulir dan potensi penalti, sangat memengaruhi mentalitas tim kami. Kami sudah berjuang maksimal, tapi hasil akhir memang belum berpihak,” ujar pelatih kepala Persijap Jepara, Budi Santoso, dalam konferensi pers pasca-laga.

Dengan kemenangan ini, Arema FC berhasil memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, menjauh dari zona degradasi dan mulai merangkak naik ke papan tengah. Sementara itu, kekalahan ini membuat Persijap Jepara harus puas tertahan di papan bawah, memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka dalam beberapa pertandingan terakhir. Kedua tim kini akan fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya, dengan Arema berharap melanjutkan tren positif, dan Persijap bertekad bangkit dari keterpurukan.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda