January 15, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Fabio Capello Soroti Ketergantungan AC Milan pada Pulisic: Mimpi Scudetto Terganjal?

Pandangan Kritis dari Sang Legenda

Di tengah performa impresif AC Milan yang sempat bertengger di papan atas Serie A musim ini, sebuah suara kritis justru datang dari salah satu legenda klub, Fabio Capello. Mantan pelatih Rossoneri dan tim nasional Italia itu secara blak-blakan menyoroti apa yang ia anggap sebagai ketergantungan berlebihan AC Milan pada sosok penyerang sayap asal Amerika Serikat, Christian Pulisic. Pandangan Capello ini sontak memicu perdebatan sengit mengenai prospek Scudetto Milan di musim yang masih panjang.

Sejak kedatangannya ke San Siro pada awal musim, Pulisic memang langsung menjelma menjadi salah satu pemain paling krusial bagi skuad Stefano Pioli. Dengan torehan gol dan assist yang signifikan, Pulisic seringkali menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan penting. Adaptasinya yang cepat dan kontribusinya yang konsisten telah membuatnya menjadi idola baru para Milanisti. Namun, menurut Capello, keberadaan “Captain America” yang terlalu dominan justru bisa menjadi pedang bermata dua bagi ambisi juara Milan.

Ketika berbicara mengenai peluang Milan meraih Scudetto, Capello menyampaikan kekhawatirannya yang mendalam: “Saya melihat Milan terlalu bergantung pada Christian Pulisic. Meskipun ia tampil fenomenal, saya ragu apakah seorang Pulisic, sendirian, mampu mengantar Rossoneri meraih gelar Serie A. Untuk menjadi juara, Anda membutuhkan kontribusi merata dari seluruh tim, bukan hanya satu atau dua individu.”

Komentar Capello ini menggarisbawahi sebuah isu fundamental dalam sepak bola modern: keseimbangan antara peran individu bintang dan kekuatan kolektif. Pulisic, yang pada

01 January 2026

telah mencatatkan sejumlah gol penting di liga dan kompetisi Eropa, memang seringkali menjadi satu-satunya pemain yang mampu memecah kebuntuan atau menciptakan peluang krusial ketika rekan-rekannya kesulitan. Fenomena ini, meskipun menunjukkan kualitas Pulisic, juga membuka celah potensi kerentanan Milan jika Pulisic mengalami penurunan performa, cedera, atau berhasil dinetralisir oleh lawan.

Tantangan Scudetto dan Kedalaman Skuad

Persaingan di Serie A musim ini sangat ketat, dengan Inter Milan dan Juventus menunjukkan konsistensi yang mengancam. Kedua rival tersebut dikenal memiliki kedalaman skuad yang lebih merata serta sistem permainan yang tidak terlalu bergantung pada satu atau dua pemain kunci. Inter, misalnya, memiliki banyak opsi di lini serang dan tengah, sementara Juventus mengandalkan kolektivitas pertahanan dan efisiensi serangan. Hal ini membuat mereka lebih sulit ditebak dan lebih tahan terhadap absennya seorang bintang.

Tekanan besar kini berada di pundak pelatih Stefano Pioli untuk menemukan solusi atas potensi ketergantungan ini. Pertanyaan besarnya adalah bagaimana Pioli bisa mendistribusikan beban ofensif tanpa mengurangi efektivitas Pulisic, sekaligus memaksimalkan potensi pemain lain seperti Rafael Leao yang performanya kerap inkonsisten, atau Olivier Giroud yang mulai termakan usia. Para pemain baru yang didatangkan di bursa transfer musim panas, seperti Samuel Chukwueze dan Noah Okafor, juga diharapkan bisa segera menunjukkan kontribusi yang signifikan untuk mengurangi tekanan pada Pulisic.

Jika Milan ingin benar-benar bersaing memperebutkan Scudetto hingga akhir musim, mereka harus membuktikan bahwa mereka bukan hanya tim Christian Pulisic. Peran gelandang untuk mencetak gol, kontribusi bek sayap dalam menyerang, serta bangkitnya kepercayaan diri pemain cadangan akan menjadi krusial. Tantangan yang dihadapi Milan bukan hanya soal mencetak gol, tetapi juga tentang bagaimana membangun fondasi tim yang solid, resilien, dan memiliki banyak sumber daya untuk meraih kemenangan dalam setiap situasi. Waktu akan membuktikan apakah peringatan dari Fabio Capello akan menjadi motivasi bagi AC Milan untuk menemukan keseimbangan yang dibutuhkan demi meraih impian Scudetto mereka.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda