Jansen Soroti Rekrutmen Pemain: Profesionalisme Kunci, Bukan Sekadar Video
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, kembali angkat bicara untuk meluruskan persepsi terkait pernyataannya mengenai proses rekrutmen pemain. Ia menegaskan bahwa komentarnya bukan bertujuan mengkritisi sepak bola Indonesia secara umum, melainkan sebagai seruan untuk meningkatkan standar profesionalisme dalam seleksi talenta.
Pernyataan Jansen sebelumnya sempat diinterpretasikan sebagai kritik pedas terhadap metode yang lazim digunakan di liga domestik, khususnya yang dianggap terlalu mengandalkan data parsial atau klip video tanpa konteks. Namun, dalam kesempatan terbaru pada 06 January 2026, Jansen menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah mendorong praktik rekrutmen yang lebih holistik dan mendalam, jauh dari kesan seleksi instan.
Pelatih asal Belanda itu dengan tegas menyatakan:
“Komentar saya terkait perekrutan pemain bukan untuk mengkritisi sepak bola Indonesia, melainkan sebagai harapan agar proses seleksi pemain dilakukan lebih menyeluruh, profesional, dan tidak hanya mengandalkan potongan video tanpa melihat konteks secara utuh.”
Pendekatan Holistik dalam Pencarian Bakat
Jansen menguraikan bahwa proses rekrutmen pemain seharusnya mencakup lebih dari sekadar mengamati keterampilan individu dalam video rekaman. Menurutnya, penilaian harus meliputi aspek teknis, taktis, fisik, hingga mental seorang pemain dalam berbagai situasi pertandingan dan latihan.
Kehadiran tim pemantau bakat atau scout secara langsung di lapangan menjadi krusial untuk memahami dinamika permainan, interaksi antar-pemain, serta adaptasi mereka terhadap tekanan kompetisi. “Melihat langsung bagaimana seorang pemain beraksi dalam pertandingan nyata, bagaimana ia berkomunikasi, dan bagaimana mentalnya di bawah tekanan, itu tidak bisa didapatkan hanya dari YouTube,” ujar Jansen, menggarisbawahi pentingnya observasi langsung.
Selain itu, penggunaan data analitik yang canggih juga dapat melengkapi observasi manual, memberikan gambaran yang lebih objektif tentang performa pemain di berbagai metrik. Kombinasi antara pengamatan langsung, analisis data, dan pemahaman mendalam tentang karakter pemain akan menghasilkan proses rekrutmen yang lebih akurat dan profesional.
Dampak terhadap Kualitas Liga dan Tim Nasional
Peningkatan kualitas dalam proses rekrutmen diyakini Jansen akan berdampak positif pada keseluruhan ekosistem sepak bola Indonesia. Dengan mendapatkan pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim dan filosofi permainan, klub-klub akan mampu membangun skuad yang lebih solid dan kompetitif. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan kualitas kompetisi Liga 1, membuatnya lebih menarik dan menantang bagi para penggemar.
Tidak hanya itu, seleksi yang lebih profesional juga berpotensi melahirkan talenta-talenta berkualitas yang siap berkontribusi bagi tim nasional di berbagai level, mulai dari kelompok umur hingga senior. Jansen menegaskan bahwa tujuannya adalah constructive criticism atau harapan yang membangun, agar sepak bola Indonesia terus bergerak maju menuju standar internasional.
Dengan pendekatan yang lebih serius dan terstruktur dalam pencarian talenta, potensi besar sepak bola Tanah Air dapat dimaksimalkan, menghasilkan pemain-pemain berkualitas tinggi yang mampu bersaing di kancah regional maupun global.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
