Manchester United Siap Lepas Andre Onana 2026: Evaluasi Proyek Rekrutmen Gagal
Manchester United dikabarkan telah memberikan ‘lampu hijau’ untuk melepas kiper Andre Onana pada bursa transfer musim panas 2026. Keputusan ini, yang muncul di tengah gelombang restrukturisasi di bawah kepemimpinan operasional baru INEOS, menandai evaluasi ulang yang signifikan terhadap strategi rekrutmen klub dan komitmen terhadap performa jangka panjang. Onana, yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi, kini disebut-sebut sebagai salah satu rekrutan yang gagal memenuhi standar di Old Trafford.
Evaluasi Komprehensif di Bawah Era INEOS
Laporan dari sejumlah media Inggris pada 17 February 2026 menunjukkan bahwa manajemen baru di Manchester United, dipimpin oleh Sir Jim Ratcliffe dan jajaran direksi INEOS, sedang melakukan peninjauan menyeluruh terhadap skuad dan kebijakan transfer klub. Penjualan Andre Onana pada 2026 dilihat sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk merombak tim dan menciptakan skuad yang lebih kohesif serta kompetitif di semua lini.
Kiper internasional Kamerun itu bergabung dengan Setan Merah pada musim panas 2023 dari Inter Milan dengan biaya transfer mencapai sekitar £47 juta. Kedatangannya diharapkan dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh David de Gea dan membawa gaya bermain yang lebih modern, dengan kemampuan distribusi bola yang superior. Namun, performa Onana kerap diwarnai inkonsistensi, dengan beberapa blunder fatal yang merugikan tim di momen-momen krusial, meskipun ia juga menunjukkan sejumlah penyelamatan gemilang.
“Keputusan untuk melepas Andre Onana pada 2026, jika benar, menunjukkan bahwa Manchester United tidak lagi berkompromi dengan performa inkonsisten. Klub membutuhkan fondasi yang kokoh di semua lini, terutama di bawah mistar gawang, untuk bersaing di level tertinggi. Ini adalah sinyal bahwa era baru di Old Trafford akan sangat fokus pada efisiensi dan kesesuaian strategis pemain.”
Waktu 2026 kemungkinan dipilih karena beberapa alasan strategis, termasuk amortisasi biaya transfernya di pembukuan klub dan upaya untuk mendapatkan nilai jual terbaik. Dengan kontraknya yang masih berlangsung hingga 2028, Manchester United memiliki waktu untuk merencanakan transisi dan mencari pengganti yang ideal tanpa terburu-buru.
Mencari Suksesor dan Visi Jangka Panjang
Pencarian kiper baru tentu akan menjadi prioritas bagi Manchester United setelah keputusan terkait Onana disepakati. Klub akan mencari penjaga gawang yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga konsistensi, kepemimpinan, dan kecocokan dengan filosofi permainan yang ingin dibangun oleh manajer dan direktur olahraga baru. Ini adalah bagian dari visi lebih luas INEOS untuk membangun kembali Manchester United sebagai kekuatan dominan di sepak bola Inggris dan Eropa.
Selain Onana, sejumlah pemain lain juga diperkirakan akan dievaluasi secara ketat oleh manajemen baru. Tekanan untuk memenuhi regulasi Financial Fair Play (FFP) serta keinginan untuk meningkatkan kualitas skuad akan mendorong klub untuk membuat keputusan sulit terkait masa depan banyak bintangnya. Kasus Onana menjadi contoh nyata bagaimana proyek rekrutmen yang tidak sesuai ekspektasi akan ditinjau kembali di bawah era kepemilikan baru yang lebih berorientasi pada kinerja dan keberlanjutan.
Seiring berjalannya waktu, para penggemar Manchester United akan menantikan bagaimana strategi rekrutmen baru ini akan membuahkan hasil dan apakah keputusan untuk melepas Andre Onana pada 2026 akan menjadi langkah yang tepat dalam perjalanan klub kembali ke puncak kejayaan.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
