Manuver Transfer Serie A: Napoli Alihkan Bidikan, Bentrok dengan Manchester United Perebutkan Gelandang Premier League
Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer sepak bola Eropa, terutama melibatkan dua raksasa liga domestik. Klub Serie A Italia, Napoli, dikabarkan telah menyerah dalam perburuan tanda tangan gelandang muda berbakat Manchester United, Kobbie Mainoo. Menyusul keputusan tersebut, Partenopei kini secara agresif mengalihkan bidikannya kepada gelandang Premier League lain yang juga menjadi incaran serius Manchester United. Pergeseran fokus ini diprediksi akan memicu duel sengit di jendela transfer mendatang antara kedua klub ambisius tersebut.
Sumber terdekat klub dan laporan media Italia menyebutkan bahwa Napoli, yang tengah berupaya memperkuat lini tengah mereka pasca-musim yang kurang memuaskan, sebelumnya menaruh harapan besar pada Mainoo. Namun, dengan performa gemilangnya bersama Manchester United musim ini dan statusnya sebagai aset tak ternilai bagi masa depan klub Inggris tersebut, upaya Napoli dianggap mustahil. Mainoo, yang baru berusia 19 tahun, telah menjadi salah satu pilar utama di bawah asuhan Erik ten Hag, membuat manajemen Setan Merah tidak memiliki niat sedikit pun untuk melepasnya.
Pertarungan untuk Jantung Lini Tengah
Kini, fokus Napoli beralih kepada seorang gelandang yang dianggap memiliki profil serupa dengan kebutuhan lini tengah mereka, yakni pengalaman Premier League, kemampuan bertahan yang solid, dan visi bermain yang baik. Meskipun nama spesifik belum diungkap secara gamblang oleh sumber resmi, spekulasi kencang mengarah pada sejumlah nama yang sering dikaitkan dengan Manchester United, seperti Joao Palhinha dari Fulham atau Douglas Luiz dari Aston Villa. Kedua pemain ini dikenal memiliki atribut fisik dan teknis yang mumpuni untuk mengontrol lini tengah dan menjadi jangkar pertahanan.
Manchester United sendiri telah lama mengidentifikasi kebutuhan untuk memperkuat sektor gelandang bertahan mereka. Dengan Casemiro yang mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan performa dan inkonsistensi, serta Christian Eriksen yang tak lagi muda, kehadiran gelandang baru yang kuat dan dinamis menjadi prioritas. Palhinha, khususnya, telah menarik perhatian sejumlah klub top Eropa berkat konsistensinya bersama Fulham. Kemampuannya dalam memutus serangan lawan, merebut bola, dan mendistribusikannya dengan presisi menjadikannya komoditas panas di bursa transfer.
Bagi Napoli, perekrutan gelandang baru yang berkualitas adalah vital untuk mengembalikan mereka ke papan atas Serie A dan kompetisi Eropa. Setelah menjuarai Serie A pada musim 2022/2023, performa mereka merosot drastis di musim berikutnya. Kedatangan seorang gelandang berpengalaman dari Premier League diharapkan dapat memberikan stabilitas, kepemimpinan, dan kualitas yang hilang di lini tengah mereka. Ini adalah bagian dari strategi pembangunan kembali tim untuk menghadapi tantangan musim depan, baik di liga domestik maupun di kancah Liga Champions.
Strategi Transfer dan Harga Pasar
Keputusan Napoli untuk menyerah pada Mainoo dan beralih ke target lain mencerminkan realisme dalam dinamika pasar transfer modern. Klub-klub besar kini harus pintar-pintar menimbang antara potensi dan ketersediaan pemain. Mainoo, sebagai produk akademi yang sukses dan pemain kunci bagi Manchester United, dinilai memiliki harga yang sangat tinggi dan hampir tidak mungkin dinegosiasikan.
“Kegagalan Napoli merekrut Kobbie Mainoo adalah pukulan telak, namun keputusan mereka untuk segera beralih ke target lain menunjukkan determinasi kuat dalam memperkuat lini tengah. Ini sekaligus sinyal bagi Manchester United bahwa persaingan di bursa transfer kian ketat, terutama untuk pemain berkualitas Premier League. Siapa pun gelandang yang mereka kejar saat ini, harganya pasti tidak murah dan membutuhkan negosiasi yang alot,” ujar seorang analis sepak bola Italia yang enggan disebut namanya.
Di sisi lain, potensi harga pasar untuk pemain seperti Palhinha atau Douglas Luiz diperkirakan tidak akan jauh berbeda, bahkan mungkin melebihi 50 juta Euro. Klub-klub Premier League dikenal sebagai negosiator yang tangguh dan tidak akan melepas aset berharga mereka dengan mudah. Hal ini berarti Napoli dan Manchester United harus bersiap untuk mengeluarkan dana besar jika ingin memenangkan perburuan ini.
Kedua klub ini memiliki urgensi yang sama untuk memperkuat lini tengah mereka, menjadikan persaingan di bursa transfer musim panas mendatang sangat menarik untuk disaksikan. Dengan dinamika pasar yang terus berubah, dan potensi negosiasi yang panjang, nasib gelandang incaran ini akan menjadi salah satu saga transfer yang paling banyak dibicarakan menjelang 12 January 2026 ini.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
