Real Madrid Hadapi Krisis Pertahanan, Prioritas Klub Dipertanyakan di Tengah Spekulasi Alonso
Kondisi pertahanan Real Madrid dilaporkan berada di titik kritis, dengan sejumlah pemain kunci dilanda cedera parah dan performa tim yang kerap inkonsisten di lini belakang. Namun, di tengah desakan untuk segera memperkuat sektor vital ini, jajaran petinggi klub justru dilaporkan disibukkan dengan perdebatan mengenai arah proyek jangka panjang dan, yang paling mencolok, masa depan Xabi Alonso sebagai calon manajer. Situasi kontras ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola mengenai prioritas Los Blancos pada musim ini.
Krisis Pertahanan dan Minimnya Solusi Jangka Pendek
Badai cedera telah menghantam Real Madrid dengan keras, terutama di lini pertahanan. Absennya bek-bek sentral seperti Eder Militao dan David Alaba untuk jangka waktu panjang telah menyisakan lubang besar di jantung pertahanan tim. Absensi mereka memaksa Carlo Ancelotti untuk berkreasi dengan menempatkan gelandang bertahan Aurélien Tchouaméni sebagai bek tengah, atau mengandalkan Nacho Fernandez dan Antonio Rüdiger secara konsisten, yang terkadang menunjukkan tanda-tanda kelelahan atau inkonsistensi. Statistik kebobolan gol Real Madrid yang meningkat menjadi sorotan tajam, mengindikasikan adanya kerapuhan yang perlu segera diatasi.
Meskipun situasi darurat ini sudah berlangsung cukup lama, hingga 27 December 2025 belum ada tanda-tanda serius dari pihak klub untuk mendatangkan bek baru di bursa transfer. Spekulasi mengenai minat pada beberapa nama bek tengah top tidak pernah terealisasi menjadi langkah konkret, membuat skuad Madrid terkesan ‘seadanya’ dalam menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik maupun Eropa. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa ambisi klub untuk meraih gelar di akhir musim akan terhambat jika masalah pertahanan tidak segera mendapat perhatian serius.
Masa Depan Xabi Alonso dan Proyek Jangka Panjang
Di sisi lain, perdebatan internal di kubu Real Madrid justru dilaporkan banyak membahas mengenai suksesi pelatih dan proyeksi jangka panjang, dengan nama Xabi Alonso mencuat sebagai kandidat utama. Mantan gelandang legendaris Madrid yang kini sukses menangani Bayer Leverkusen tersebut memang menunjukkan performa impresif, membawa timnya bersaing ketat di puncak Bundesliga. Diskusi mengenai kemungkinan Alonso kembali ke Bernabéu sebagai pelatih di masa depan, terutama setelah kontrak Carlo Ancelotti berakhir, telah menjadi topik hangat di balik layar.
Meskipun perencanaan jangka panjang adalah bagian penting dari strategi klub mana pun, timing diskusi ini dianggap kurang tepat oleh sebagian kalangan. Ketika tim sedang berjuang keras menghadapi masalah krusial di lapangan, fokus klub yang terpecah pada isu suksesi pelatih menimbulkan persepsi bahwa prioritas utama telah bergeser. Sejumlah pandit dan pendukung mengekspresikan kekecewaan mereka.
“Ini bukan tentang tidak menghargai perencanaan jangka panjang atau potensi Xabi Alonso. Tetapi bagaimana mungkin prioritas utama saat ini bukan mencari solusi konkret untuk krisis pertahanan yang nyata? Ada ketidakselarasan prioritas yang jelas di Valdebebas,” ujar seorang pengamat sepak bola kenamaan dalam siaran pers baru-baru ini.
Situasi ini menempatkan Real Madrid di persimpangan jalan. Keputusan yang diambil dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan tidak hanya arah musim ini, tetapi juga gambaran besar proyek klub untuk beberapa tahun ke depan. Apakah klub akan menemukan keseimbangan antara kebutuhan mendesak dan visi jangka panjang, ataukah polemik internal ini justru akan memperparah kondisi tim?
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
