February 23, 2026

LOKAL TIMES

Update Terus, Gak Ketinggalan Zaman!

Spalletti Soroti Masalah Mental Juventus: Overthinking Hambat Fokus di Lapangan

ROMA – Pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti, baru-baru ini menyuarakan keprihatinan mendalamnya terhadap kondisi mental para pemain Juventus. Menurut Spalletti, skuad berjuluk Si Nyonya Tua tersebut terlihat terlalu banyak berpikir (overthinking) di lapangan, yang pada akhirnya mengganggu fokus dan menghambat performa mereka. Pernyataan ini muncul setelah Juventus mengalami kekalahan yang mengejutkan dari Como dalam sebuah pertandingan yang menjadi sorotan, memicu pertanyaan tentang stabilitas mental tim di bawah tekanan.

Analisis Mendalam dari Pelatih Azzurri

Spalletti, yang dikenal dengan ketajaman analisisnya terhadap kondisi psikologis pemain, mengemukakan bahwa masalah overthinking ini bukanlah sekadar isu teknis atau taktis. Ia melihatnya sebagai penghalang utama bagi Juventus untuk menampilkan potensi terbaik mereka. Dalam pandangannya, ketidakmampuan untuk melepaskan diri dari beban pikiran dan kurangnya keyakinan diri menjadi faktor krusial yang membuat mereka sulit tampil konsisten.

“Pemain Juventus, terutama beberapa yang juga menjadi pilar di tim nasional, tampak terlalu banyak berpikir di lapangan. Ini bukan soal kualitas fisik atau taktik semata, melainkan tentang keberanian untuk mengambil keputusan cepat dan keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Ketika rasa percaya diri itu luntur, fokus pun buyar, dan kesalahan-kesalahan yang seharusnya bisa dihindari justru terjadi. Kekalahan dari tim seperti Como, meskipun bisa dilihat sebagai insiden, sesungguhnya adalah gejala dari masalah yang lebih dalam,” ujar Spalletti dalam sebuah wawancara.

Pernyataan ini tentu saja menarik perhatian, mengingat posisi Spalletti sebagai pelatih timnas yang memiliki kepentingan langsung terhadap kondisi mental para pemainnya, terutama mereka yang bermain di klub-klub besar seperti Juventus. Kekhawatiran ini mengindikasikan bahwa masalah psikologis di Juventus bisa berdampak pada performa tim nasional Italia di kancah internasional.

Dampak pada Performa Bianconeri dan Masa Depan

Komentar Spalletti memberikan perspektif baru terhadap performa Juventus di musim ini. Sejumlah hasil pertandingan yang inkonsisten, termasuk kekalahan dari tim yang secara kualitas di atas kertas seharusnya bisa mereka taklukkan, kini bisa dilihat dari sudut pandang psikologis. Overthinking dapat menyebabkan pemain ragu-ragu dalam mengambil keputusan krusial, seperti mengumpan bola, menembak ke gawang, atau bahkan dalam positioning di lapangan. Ini bisa berujung pada hilangnya peluang emas atau kesalahan fatal yang berujung pada gol lawan.

Kurangnya keyakinan diri juga bisa menjadi lingkaran setan. Ketika pemain mulai meragukan kemampuan mereka, tekanan internal semakin meningkat, yang kemudian memperparah gejala overthinking. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Massimiliano Allegri dan stafnya untuk tidak hanya fokus pada aspek teknis dan taktis, tetapi juga pada penguatan mental para pemainnya. Mengembalikan kepercayaan diri dan menghilangkan beban pikiran yang berlebihan akan menjadi kunci bagi Juventus untuk kembali ke jalur kemenangan dan bersaing memperebutkan gelar di masa mendatang.

Pada 22 February 2026, tantangan terbesar Juventus mungkin bukan hanya terletak pada lawan-lawan di lapangan hijau, melainkan juga pada perjuangan internal untuk mengatasi hambatan psikologis yang disoroti oleh Luciano Spalletti. Hanya dengan pikiran yang jernih dan keyakinan diri yang kuat, Si Nyonya Tua bisa mengukir kembali sejarah kejayaan mereka.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda