Steven Gerrard: Mohamed Salah Tak ke Rival Premier League, Arab Saudi Menanti
Legenda Liverpool dan mantan rekan setim Steven Gerrard telah membuat prediksi berani mengenai masa depan Mohamed Salah, bintang Mesir yang tak terbantahkan. Dalam komentarnya yang memicu spekulasi luas, Gerrard dengan tegas menolak kemungkinan Salah bergabung dengan rival Premier League seperti Chelsea atau Arsenal. Sebaliknya, ia memproyeksikan kepindahan sang winger ke Liga Pro Saudi.
Analisis Prediksi Gerrard: Mengapa Bukan Premier League?
Pernyataan Gerrard, yang kini melatih klub Al-Ettifaq di Liga Pro Saudi, membawa bobot tersendiri mengingat kedekatannya dengan Liverpool dan pemahamannya tentang lanskap sepak bola Timur Tengah. Penolakannya terhadap kepindahan Salah ke Chelsea atau Arsenal beralasan kuat. Mohamed Salah, yang telah mencatatkan diri sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah Liverpool, memiliki ikatan emosional dan status legenda di Anfield. Sebuah langkah langsung ke klub rival domestik, terutama setelah karier gemilang di Merseyside, akan dianggap sebagai pengkhianatan oleh sebagian besar pendukung dan sangat tidak mungkin terjadi dari sudut pandang profesional Salah sendiri. Salah sendiri pernah memiliki masa singkat di Chelsea pada awal kariernya di Premier League, namun ia baru benar-benar bersinar setelah kepindahannya ke Liverpool.
Gerrard, yang mengarungi puluhan tahun di sepak bola Inggris, memahami dinamika transfer dan loyalitas di level tertinggi. Prediksinya mencerminkan pemahaman mendalam tentang prioritas seorang pemain kaliber Salah dan bagaimana ia ingin dikenang. Pada usia yang akan memasuki 32 tahun, keputusan karier Salah berikutnya akan sangat krusial, baik untuk ambisinya pribadi maupun warisan yang ia tinggalkan di dunia sepak bola.
Saya tidak melihat Mohamed Salah pindah ke Chelsea atau Arsenal. Dengan semua yang telah ia raih di Liverpool dan statusnya sebagai legenda, langkah tersebut tampaknya tidak akan terjadi. Saya justru melihat kemungkinan besar ia akan mencari tantangan baru di Liga Pro Saudi, ujar Gerrard, menyoroti arah yang mungkin diambil oleh superstar Mesir itu.
Daya Tarik Saudi dan Masa Depan Bintang Mesir
Liga Pro Saudi telah menjadi magnet bagi sejumlah besar superstar sepak bola global dalam beberapa tahun terakhir. Kedatangan Cristiano Ronaldo membuka gerbang bagi nama-nama besar lainnya seperti Karim Benzema, Neymar, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Jordan Henderson, yang merupakan mantan rekan setim Salah dan kapten Liverpool. Klubu-klub Saudi, didukung oleh investasi finansial yang masif dari Dana Investasi Publik (PIF), menawarkan kontrak yang sangat menggiurkan yang sulit ditandingi oleh sebagian besar klub Eropa.
Gerrard, yang mengalami langsung ambisi dan kekuatan finansial liga tersebut sebagai seorang pelatih, kini melihat Salah sebagai target potensial berikutnya. Kontrak Salah dengan Liverpool akan berakhir pada musim panas 2025. Jika tidak ada perpanjangan kontrak, jendela transfer mendatang atau musim panas 2025 akan menjadi kesempatan terakhir bagi Liverpool untuk mendapatkan biaya transfer yang signifikan, kecuali mereka bersedia melepasnya secara gratis. Dengan era pasca-Jürgen Klopp yang baru dimulai di Liverpool, dan potensi perombakan skuad, keputusan mengenai masa depan Salah menjadi salah satu prioritas utama klub di Anfield.
Bagi Salah sendiri, pindah ke Arab Saudi bisa menawarkan kesempatan untuk menutup karier di lingkungan yang kompetitif namun dengan tekanan fisik yang mungkin sedikit berkurang dibandingkan Premier League, sambil tetap mendapatkan kompensasi finansial yang luar biasa. Peran Salah sebagai ikon global dan seorang Muslim juga akan menjadikannya sosok yang sangat cocok dengan budaya dan ambisi liga tersebut. Pergerakan ini, jika terwujud, akan menandai babak baru bagi Salah dan semakin menegaskan posisi Liga Pro Saudi sebagai pemain utama dalam pasar transfer global per 03 April 2026.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
